PLN Gelontorkan Dana Rp3,5 M untuk Pemasangan Listrik di Empat Dusun 

PLN Gelontorkan Dana Rp35 M untuk Pemasangan Listrik di Empat Dusun  Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake, disaksikan oleh manajer UP3 Padang menghidupkan saklar listrik disalah satu rumah warga Dusun Taikako Hulu Timur. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Untuk pemasangan jaringan listrik di empat Dusun di Pulau Pagai Utara PT PLN Persero menggelontorkan dana Rp3,5 miliar. Empat  Dusun tersebut yakni Dusun Taikako Hulu Timur, Dusun Taikako Hulu Barat, dan Dusun Trans Matoninit, Desa Taikako, Kecamatan Sikakap. Kemudian Dusun Maguirik, Desa Silabu, Kecamatan Pagai Utara.

"Tahun 2021 PT PLN Persero memasang jaringan listrik untuk empat Dusun di Pulau Pagai Utara dengan besaran dana Rp3,5 miliar, pemasangan jaringan listrik tersebut sudah selesai dengan panjang jaringan 8,7 Kilometer, empat dusun tersebut tiga Dusun di Desa Taikako, Kecamatan Sikakap, dan satu Dusun di Desa Silabu, Kecamatan Pagai Utara,"kata Jefri Husni, Manajer UP3 Padang, Sabtu (27/11/2021) .

Kata Jefri PLN meminta kepada masyarakat agar jaringan listrik serta trafo listrik yang dipasang di dusun agar dapat dijaga, terutama sekali jaringan listriknya, kalau jaringan listrik terkena ranting atau dahan kayu bisa menyebabkan konsleting. “Listrik akan padam, untuk itu kami butuh kerjasama semua pihak terutama masyarakat kalau ada pohon atau tanaman yang ranting atau dahannya mengenai jaringan listrik harapan kami agar dapat di tumbang atau dibersihkan,” ujarnya.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake mengatakan dengan Rp3,5 miliar tersebut dapat menikmati listrik yang hidup 24 jam, dengan hidupnya listrik 24 jam kepada masyarakat diimbau jangan hanya menonton TV saja, sehingga lupa untuk mencari nafkah seperti ke ladang, ke sawah, ke laut sesuai dengan pekerjaan. 

“Kalau kita menonton terus siapa lagi yang mencari nafkah, sementara kebutuhan hidup harus tetap dipenuhi, terutama sekali kebutuhan makan. Karena malas ke ladang atau kelaut dengan apa beras akan dibeli akibatnya akan banyak muncul pencuri-pencuri yang ingin mendapatkan dengan cara cepat, akibat perbuatannya akan berurusan dengan pihak kepolisian,” ucapnya.

Korta meminta untuk mengubah pola pikir dan mendukung setiap pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah, karena setiap pembangunan yang dilaksanakan pemerintah itu semua untuk kesejahteraan masyarakat. “Harapan kami dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai kepada masyarakat agar aset PT PLN yang ada di Dusun agar tetap dijaga dan dipelihara, jangan ada yang merusak, kalau dirusak yang rugi kita sendiri,"katanya.

Sementara Karian Sababalat (72) warga Dusun Taikako Hulu Timur menyebutkan, walaupun jaringan listrik sudah masuk ke Dusun Taikako Hulu Timur tapi uang untuk memasukkan listrik ke rumah tidak ada, untuk memasukan listrik ke rumah menghabiskan uang lebih kurang Rp2 juta. “Saya minta kepada pemerintah agar dapat membantu untuk memasukkan listrik ke rumah,” ungkapnya.


BACA JUGA