Bocah 11 Tahun Selamat Setelah Digigit Buaya di Pagai Utara, Mentawai

Bocah 11 Tahun Selamat Setelah Digigit Buaya di Pagai Utara Mentawai Benediktus ditemani ibunya sedang dirawat di Puskesmas Sikakap. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

BETUMONGA—Seekor buaya menggigit Benekdiktus  Agustino Sandikan Sababalat (11), warga Dusun Betumonga Barat, Desa Betumonga, Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Rabu (1/7/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.

Meski selamat, Benediktus menderita luka di sekujur tubuhnya. Dia berhasil selamat karena saat buaya akan menyeret Benediktus ke dalam sungai, dia menusuk mata buaya tersebut sehingga gigitan terlepas. Benediktus pun berenang ke pinggir sungai dan segera mendapat pertolongan warga.

"Kejadian Benediktus ditikam buaya sekitar pukul 09.00 wib Rabu (1/7/2020), waktu itu saya lagi di ladang, dapat informasi bahwa Benediktus diterkam buaya dari sepupunya yang datang menemui saya di ladang, mendapatkan informasi tersebut saya langsung pulang dan melihat Benediktus sudah berada di Polindes Betumonga sedang diobati," kata Yustinus Sababalat (53), orang tua Benediktus, Kamis (2/7/2020).

Melihat luka di tubuh Benediktus begitu banyak, akhirnya dia dirujuk ke Puskesmas Sikakap untuk mendapatkan pengobatan lebih maksimal, tambah Yustinus.

Kejadian buaya menggigit manusia di Desa Betumonga sudah lama tidak terjadi, biasanya yang jadi korban gigitan buaya adalah binatang seperti anjing, kalau ada anjing yang mandi kesungai pasti langsung ditikam oleh buaya.

"Sebenarnya sebelum kejadian tersebut Benediktus dan beberapa temannya mau berenang bersama-sama dekat jembatan, yang terjun ke dalam sungai pertama itu Benediktus sementara teman-temannya baru bersiap-siap, ketiga melihat Benediktus digigit buaya ukurannya panjang sekitar 1 meter, teman yang lain berteriak dan minta tolong, mendengar teriakan teman-teman Benediktus beberapa orang langsung datang ke lokasi kejadian untuk menolong," katanya.

dr. Agustina Sibarani, dokter umum Puskesmas Sikakap, mengatakan Benediktus dan keluarga datang ke Puskesmas Sikakap sekitar pukul 16.00 WIB dalam keadaan luka di sekitar tubuhnya. Setelah luka dibersihkan langsung diberikan jahitan berapa banyak jahitan yang diberikan ke Benediktus ya.

Waktu datang ke Puskesmas Sikakap, Benediktus sempat syok bahkan ketika ditanya namanya Benediktus tidak tahu dengan nama sendiri, waktu penanganan agak lama dimulai pukul 16.00 WIB baru selesai pukul 20.00 WIB.

Hari ini, Kamis (2/7/2020) keadaan Benediktus sudah membaik dan sudah diperbolehkan pulang, nanti untuk menganti perban akan di serahkan kepada bidan Desa Betumonga," katanya.


BACA JUGA