Polres Mentawai Berkomitmen Ciptakan Keamanan di Mentawai

12-07-2017 13:48 WIB | Peristiwa | Reporter: Patrisius Sanene | Editor: Zulfikar
Polres Mentawai Berkomitmen Ciptakan Keamanan di Mentawai

Upacara peringatan HUT Bhayangkara ke 71 di Dermaga Tuapeijat (Foto: Patrisius Sanene)

TUAPEIJAT - Memperingati HUT Bhayangkara ke 71, Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Hasanuddin bersama anggotanya berkomitmen akan terus solid dan profesional dalam dalam bertugas menciptakan keamanan di Kabupaten Kepulauan Mentawai dan semakin mencintai tugas dan meningkatkan pengabdiannya di Mentawai.

Menurut Kapolres tugas di Mentawai banyak tantangan yang begitu berat dibanding di daerah lain. "Untuk mengupayakan keamanan di Mentawai pihak Polres Mentawai akan mengupayakan Babinkamtibmas untuk melaksanakan tugas mendekatkan diri kepada masyarakat, bekerjasama dengan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat" kata Kapolres usai upacara di Dermaga Tuapeijat pada Senin, 10 Juli.

Pendekatan yang dimaksudkan Kapolres yang dapat dilakukan Bintara Pembinaan dan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) adalah dengan bersilahturami, berkunjung dengan seluruh lapisan masyarakat, tokoh masyarakat, camat, kepala desa, kepala dusun dan tokoh adat. Hal ini dilakukan untuk memantau situasi di Kepulauan Mentawai yang terpencar-pencar yang terdiri dari pulau-pulau yang susah untuk dijangkau.

Soal komitmen Polres Mentawai untuk menindaklanjuti tindak kriminal di Mentawai akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Namun kita tidak bisa mengesampingkan aturan adatnya, di daerah tertentu seperti daerah di pelosok-pelosok masih masih kuat hukum adatnya nanti kita akan menilai apakah hukum adat itu efektif atau justru bertentangan dengan hukum yang berlaku, terpenting bagi saya adalah bagaimana masyarakat memiliki rasa aman," kata Kapolres.

Soal kasus lain seperti kasus pelanggaran penyalahgunaan narkoba kata Kapolres tidak bisa diberi toleransi. "Itu tidak ada ampun, karena sudah menjadi musuh negara, dimana pun penyalahgunaan narkoba tidak ada ampun secara adat, acara adat itu dapat diselesaikan seperti perselisihan yang terjadi di masyarakat atau penyakit masyarakat," jelas Kapolres.

Untuk pembenahan internal Polres Mentawai sendiri kata akan berupaya untuk perbaikan ke dalam sebagaimana telah dilakukan sebelumnya.

"Perbaikan dari sisi agamanya kemudian dari sisi mental ideologinya dan itu sudah saya lakukan termasuk membangun kekeluargaan dalam internal, menghilangkan jarak antara atasan dan bawahan karena anggota di sini tuh butuh motivasi butuh rangkulan butuh sentuhan," katanya.

AKPB Hasanuddin menjelaskan di Mentawai tidak bisa menerapkan kepemimpinan yang top down, akan tegas menindak anggota yang menyalahi aturan. "Kita akan berupaya memperbaiki internal, jika anggota ini masih melakukan pelanggaran seperti terlibat dalam narkoba tentu akan melakukan penindakan tegas terhadap anggota," jelas Kapolres.

Saat ini total personil kepolisian yang yang ada di Mentawai Polres dan Polsek sekitar 260-an, untuk personil di setiap Polsek rata-rata ada sekitar 20 orang personil.

Kapolres mengatakan dari segi jumlah bisa disesuaikan dengan jumlah penduduk Dan luas wilayah, jika dilihat luas wilayah Mentawai sebetulnya belum ideal dengan jumlah anggota polisi yang ada di Mentawai saat ini.

Saat ini Kepolisian Resort Kepulauan Mentawai terus melakukan upaya pengamanan, seperti sudah adanya pengaman di dermaga, di atas kapal. "Ini untuk mengantisipasi terjadinya atau masuknya barang yang dilarang seperti narkoba kemudian tidak tindakan kriminal lain yang bisa kemungkinan terjadi," jelas Kapolres.

Jika anggota atau tidak ada pengawasan di transportasi umum bisa kemungkinan barang barang terlarang akan sangat gampang masuk di Mentawai. "Apalagi saat ini kita mengantisipasi orang orang asing yang tidak berkepentingan yang dikatakan teroris lah dan kita harus antisipasi itu," ujar Kapolres.

Pada HUT Bhayangkara ke-71 tersebut Presiden Republik Indonesia dalam pidato yang dibacakan Kapolres selaku inspektur upacara, memberikan instruksi kepada seluruh jajaran kepolisian republik Indonesia untuk terus meningkatkan kinerjanya melalui.

Intruksi itu melalui perbaikan manajemen internal Polri untuk menekan budaya negatif seperti korupsi penggunaan kekerasan yang berlebihan dan arogansi kewenangan

Kemudian menetapkan soliditas internal dan profesionalisme Polri guna mendukung Indonesia yang berdaulat mandiri dan berkepribadian, mengoptimalkan modernisasi Polri dengan penggunaan teknologi informasi untuk pelayanan publik.

Kemudian agar meningkatkan kesiapsiagaan operasional melalui upaya deteksi dini dan deteksi aksi dengan strategi polisional proaktif, dan meningkatkan kerjasama koordinasi komunikasi dengan semua semua elemen baik pemerintah maupun masyarakat guna menciptakan kamtibmas yang kondusif.

Pada HUT Bhayangkara ke-71 tahun 2017 tersebut tampak dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Mentawai, Kepala OPD Mentawai, Inf. Fajar Tri Yulianto, Dandim 0309 Kepulauan Mentawai, Sekda Syaiful Jannah, Kepala Pol PP Mentawai Saudara Halomoan Pardede, TNI, Basarnas, Dishub Mentawai, Pol PP Mentawai, siswa-siswa anggota pramuka di Mentawai.

Upacara tersebut dipimpin oleh Ipda Rony Surya selaku komandan upacara, pembaca TRIBRATA Bripda Rehan Sakeru didampingi Bripda Candra Jaya sabeleake.

  • Pin it
Komentar