Memanjakan Diri di Pasir Putih Pulau Siruso

15-06-2017 10:15 WIB | Travel | Editor: ocha
Memanjakan Diri di Pasir Putih Pulau Siruso

Indahnya Pantai Siruso yang berpasir putih di Sikakap, Mentawai. (Supri Lindra)

TAIKAKO-Pulau Siruso yang terletak di Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi pulau tujuan wisata keluarga di Sikakap pada saat hari libur bersama keluarga.

Pasir putih yang membentang serta air laut yang jernih menjadi daya tarik Pulau Siruso sehingga saat ada liburan kalender merah atau keagamaan, pulau ini ramai dikunjungi wisatawan lokal dari Sikakap.

Untuk mengunjungi pulau ini, pengunjung dapat menaiki speed boat dari Sikakap dengan lama perjalanan sekira 45 menit jika memakai mesin berkecepatan 15 PK.

Tiap masuk bulan puasa, Permadi (35), salah seorang pengunjung pulau Siruso mengatakan, dirinya bersama keluarganya rutin berkunjung ke pulau tersebut. Air laut yang bening dan pemandangan yang indah menurut Permadi menjadi daya tarik tempat itu.

Apalagi menurut dia, warna air laut di Pulau Siruso terbagi tiga yakni putih kecoklatan pada bagian tepi, hijau dan biru pada bagian dalam

Menuju pulau itu, ia mesti menyewa speed boat Rp250 ribu sehari yang berangkat pada pagi hari dan kembali lagi ke Sikakap pada sore hari.

Di pulau Siruso pengunjung bebas menyaksikan sunset yang indah yang tenggelam di cakrawala Samudera Hindia.

Ingka Taruni (15), pengunjung lain merasa tiap berkunjung ke Pulau Siruso dirinya tidak melewatkan berenang di beningnya air pantai itu. Pasir putih yang terhampar bersih menjadi saran bermain bersama kawan-kawannya.

"Kalau datang ke Pulau Siruso kalau tidak mandi air laut rasanya ada yang kurang, begitu juga kalau sudah mandi air laut malas untuk keluar dari permukaan laut, biasanya setelah mandi perut langsung lapar, pergi ke Pulau Siruso saya selalu membawa bekal nasi dan ikan untuk dibakar untuk dinikmati bersama kawan-kawan dan keluarga," ujarnya.

Di Pulau Siruso ada satu batu yang sangat mirip sekali dengan gambar penyu sedang berenang tempat ini biasa digunakan untuk berswa foto, setelah itu fotonya akan diunggah di media sosial.

Dahulu menurut pengunjung yang sering datang ke tempat itu, Pulau Siruso menjadi tempat pendaratan penyu untuk bertelur tapi sejak maraknya warga membuka ladang di daerah itu, penyu yang ingin bertelur sudah jarang ditemukan. (Supri Lindra)

  • Pin it
Komentar