Minim Peralatan, UN SMA Mentawai Belum Berbasis Komputer

10-04-2017 10:04 WIB Pendidikan
Minim Peralatan, UN SMA Mentawai Belum Berbasis Komputer

Siswa SMAN 2 Sipora, Kecamatan Sipora Utara mengikuti UN yang masih memakai sistem UNPK. (Foto:Patris)

TUAPEIJAT-Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA di Kabupaten Kepulauan Mentawai yang digelar Senin ini (10/4/2017) belum berbasis komputer karena terkendala minimnya sarana pendukung.

Kepala SMAN 1 Pagai Utara Selatan, Kecamatan Sikakap, Rita Warti mengatakan, mereka masih memakai sistem Ujian Nasional Sistem Kertas dan Pensil (UNKP). Mereka belum dapat menggunakan sistem Ujian Berbasis Komputer (UNBK) sebab peralatan pendukung masih minim.

"Karena kekurangan peralatan seperti komputer dan listrik pelaksanaan UN di SMAN 1 PUS masih sistem UNKP belum melaksanakan UNBK hal ini disebabkan karena tidak ada fasilitas yang cukup. padahal kita pihak SMAN 1 PUS rindu sekali melaksanakan UNBK," kata Rita Warti, kepada MentawaiKita.com di selah-selah pelaksanaan ujian.

Pelaksanaan ujian di SMAN 1 Pagai Utara Selatan diikuti 197 siswa yang terdiri dari jurusan IPA sebanyak 95 orang dan IPS sebanyak 102 siswa. UN dilaksanakan pada pukul 10.30 WIB selama 4 hari mulai 10-13 April.

UN kali ini siswa hanya mengikuti empat mata pelajaran yang terdiri dari tiga mata pelajaran umum yakni bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan matematika ditambah salah satu mata pelajaran jurusan.

Ujian mata pelajaran jurusan diadakan pada hari Kamis (13/4), khusus untuk mata pelajaran bidang studi setiap siswa wajib memilih salah satu mata pelajaran bidang studi misal jurusan IPA mata pelajaran jurusan yang dipilih siswa yakni biologi, kimia dan fisika sementara pelajaran bidang studi pilihan untuk jurusan IPS yakni ekonomi, geografi dan sosiologi.

Selain di SMAN 1 PUS, SMAN 2 Sipora, Kecamatan Sipora Utara juga belum dapat menerapkan sisten UNBK.

Kepala SMAN 2 Sipora, Kecamatan Sipora Utara, Bisronel mengatakan, UN di sekolahnya masih menggunakan UNKP belum UNBK sehingga pelaksanaan ujian digelar pada pukul 10.30 WIB hingga 12.30 WIB.

"Kita masih menunggu pelaksanaan UNBK, pagi ini baru nanti disusul UNKP dan kita (SMAN 2 Sipora) masih menggunakan sistem kertas dan pensil," katanya kepada MentawaiKita.com

Pelaksanaan UN akan digelar selama 4 hari yakni 10-13 April, ujian kali ini tak lagi sama sistem sebelumnya sebab pelaksanaan kali ini tidak semua mata pelajaran jurusan yang diambil.

Siswa, kata Bisronel, bebas memilih satu mata pelajaran sesuai jurusan, sementara untuk mata pelajaran bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan matematika wajib diikuti semua jurusan IPA maupun jurusan IPA.

Jumlah siswa SMAN 2 Sipora yang mengikuti UN pada tahun ini 177 siswa. Selain guru SMAN 2 Sipora, pengawas ujian juga berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat.

Theresia Lorenza Gowasa, salah satu peserta UN SMAN 1 Sipora mengatakan dirinya sudah siap mengikuti UN kali ini. " Untuk kesiapan sudah siaplah mengikuti UN kali ini berharap bisa lulus," katanya menunggu UNKP di SMAN 2 Sipora.

(Supri/Patris)

  • Pin it
Komentar