Peredaran Narkoba Menyasar Siswa di Sikakap Sudah Parah

08-04-2017 11:57 WIB Pendidikan
Peredaran Narkoba Menyasar Siswa di Sikakap Sudah Parah

Diskusi pencegahan narkoba di kalangan pelajar di Sikakap yang digelar P2TP2A. (Foto:Supri)

SIKAKAP-Peredaran narkoba di kalangan remaja dan pelajar di Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap sudah meresahkan masyarakat dan majelis guru.

Kepala SMPN 1 Pagai Utara Selatan, Oskar mengatakan, penjualan narkoba di Sikakap sudah terang-terangan.

"Bayangkan saja penjualan narkoba tidak sembunyi-sembunyi lagi, bahkan bisa dikatakan bebas, si penjual narkoba tidak ada merasa takut lagi," kata Oskar pada acara yang digelar Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di aula Gereja Kristen Protestan Mentawai (GKPM) Sikakap, Sabtu (8/4/2017)

Oskar menduga, jalur masuk narkoba ke Sikakap melalui jalur laut yang menggunakan kapal. Selain narkoba, sejumlah pelajar mengunakan lem cap banteng untuk teler.

"Akibatnya pemakaian narkoba banyak sekarang terjadi kekerasan seperti pelecehan seksual dan pergaulan bebas ini sangat merugikan sekali bagi generasi penerus Mentawai," ujarnya.

Senada dengan Oskar, Kepala SDN 15 Sikakap, Atoni Zalukhu menyebutkan, persoalan narkoba sudah menjadi penyakit masyarakat yang harus cepat diberantas. Sehingga menurut dia, sudah saatnya orang tua dan sekolah mesti mengambil peran yang lebih spesifik untuk mencegah pemakaian narkoba tersebut di kalangan pelajar.

"Ini demi generasi penerus kita Kabupaten Kepulauan Mentawai sekarang ini tinggal lagi peran serta kita orang tua bagaimana cara mencari solusi untuk mengatisipasi agar jaringan narkoba bisa putus rantainya di Desa Sikakap," katanya.

Supri Lindra

  • Pin it
Komentar