Upah Kerja Belum Dibayar, Bangunan Asrama Pemda Dibongkar

07-03-2017 16:26 WIB Pendidikan
Upah Kerja Belum Dibayar, Bangunan Asrama Pemda Dibongkar

Asrama Pemda Mentawai yang dibongkar tukang. (Foto:Bambang)

SIKABALUAN-Pekerja membongkar beberapa bagian bangunan asrama milik Pemda Mentawai yang ada di komplek GKPM Sikabaluan Kecamatan Siberut Utara sebab upah mereka belum dibayar oleh kontraktor setelah menunggu kepastian pembayaran upah sejak 2015 lalu. Bagian bangunan yang dibongkar oleh tukang bangunan diantaranya seng dan jendela.

"Kita sudah cukup bersabar dari janji-janji yang diberikan oleh pihak Dinas Pendidikan. Kami tidak merusak, namun kami hanya memberikan peringatakan kalau kami serius menuntut hak kami, " kata Agustinus Sapatundai pada mentawaikita.com, Selasa, 7 Maret 2017.

Seng bangunan asrama yang dibongkar sebanyak 2 kodi dan enam lembar bingkai jendela.

"Kalau kami menuntut sesuai dengan hak kami maka lima kodi seng yang kami buka, namun karena kami masih punya inisiatif untuk memberikan tenggat waktu penyelesaian dari Dinas maka kami buka 2 kodi saja. Bila uang kami sudah selesai dibayarkan maka seng dan jendela siap kami pasang kembali, " katanya.

Dirincikan Agustinus, total upah tukang yang belum dibayarkan kepada mereka sebanyak Rp8 jutaan dan utang pemborong bangunan di toko GR Ali Rp16 juta. "Camat dan pihak DPRD Mentawai sudah memanggil kita dan meminta keterangan. Dalam kesempatan itu juga camat langsung menelpon kepala Dinas Pendidikan untuk menanyakan kepastian penyelesaian. Pak Sermon menjanjikan pembayaran paling lama bulan Juni, " katanya.

Camat Siberut Utara, Agustinus Sabebegen mengatakan persoalan penyelesaian upah tukang, uang material kerap muncul dikemudian hari setelah dinas melakukan penilaian bobot bangunan dan melakukan pembayaran.

"Dinas tidak mau melihat dan belajar dari persoalan yang kerap terjadi. Mestinya sebelum pembayaran pihak dinas mempertanyakan soal upah tukang dan utang kontraktor yang ada dikedai atau toko. Kalau sekarang setelah ada masalah yang memghadapi masyarakat camat, " katanya. (Bambang Sagurung)

  • Pin it
Komentar