Membudayakan Tanaman Obat Melalui Lomba Toga di Mentawai

08-11-2018 12:22 WIB | Peristiwa | Reporter: Bambang Sagurung | Editor: ocha
Membudayakan Tanaman Obat Melalui Lomba Toga di Mentawai

Kepala Puskesmas Sikabaluan, M. Sitorus bersama tim sedang melakukan penilaian toga di SMAN 1 Siberut Utara Kepulauan Mentawai. (Foto: Bambang Sagurung/Mentawaikita.com)

SIKABALUAN--Dian, salah seorang siswa SMAN 1 Siberut Utara mempraktIkkan salah satu cara pemanfaatan tanaman kopuk (kencur) yang ada di lokasi Fatmala (Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga) SMAN 1 Siberut Utara di depan Kepala Puskesmas Sikabaluan, Marojahan Sitorus, Kamis (8/11).

Ia mempraktikkan cara mengobati mata yang sedang perih dengan daun kopuk. Caranya dengan membasahkan daun kopuk satu lembar dan menempelkannya pada mata dengan mengoleskannya. "Kita mengoleskannya secara bergantian," katanya.

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, Puskesmas Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara mengadakan Lomba Toga atau yang sekarang disebut Fatmala (Pemanfataan tanaman obat keluarga) di lingkungan kerja Puskesmas Sikabaluan.

"Ini dalam rangka mempertahankan tanaman obat di lingkungan rumah keluarga," kata Marojahan Sitorus, Kepala Puskesmas Sikabaluan pada Mentawaikita.com, Kamis (8/11).

Lebihlanjut dikatakan Sitorus, tanaman obat keluarga sangat penting di dalam keluarga, selain mudah digunakan dalam kehidupan sehari-hari juga praktis sebelum meminta pertolongan dari medis di pustu atau puskesmas.

"Mentawai itu kaya akan tanaman obat. Hanya manfaat dan pemanfaatannya tidak diketahui selama ini. Untuk itu kita perlu pertahankan didalam keluarga," katanya.

Selain tanaman obat, untuk tumbuhan yang bisa dijadikan bumbu masak di dapur sebagai keperluan sehari-hari perlu diperkenalkan dan dilestarikan. Sehingga keluarga tidak mesti mengeluarkan biaya untuk membeli bumbu dapur yang masih bisa ditanam di pekarangan rumah."Kita berharap Toga atau Fatmala ini tidak hanya sebatas penilaian saja, tapi tetap dipertahankan dirumah atau sekolah," katanya.

Kriteria penilaian dalam lomba Fatmala yaitu posisi pemasangan tanaman antara tanaman tua, tanaman muda, bumbu masak dan bunga. Jumlah tanaman obat yang ada di dalam kebun tanaman obat serta lama tanaman obat keberadaannya di dalam keluarga atau instansi."Peserta juga bisa menjelaskan manfaat masing-masing tanaman karena ini sebenarnya yang terpenting dalan Fatmala atau Toga," katanya.

Peserta kegiatan lomba Fatmala atau Toga yaitu SMAN 1 Siberut Utara, SMPN 1 Siberut Utara, TP PKK Kecamatan, pemerintah dusun dan pemerintah desa.

  • Pin it
Komentar