Budaya Roh Pariwisata Mentawai

03-11-2018 01:14 WIB | Travel | Reporter: Bambang Sagurung | Editor: Gerson M Saleleubaja
Budaya Roh Pariwisata Mentawai

Manik-manik Mentawai yang dijual di stan Festival Pesona Mentawai 2018 (Foto : Hendrikus/mentawaikita.com)

MUNTEI—Meski banyak objek wisata yang dapat dinikmati di Mentawai namun Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Mentawai, Desti Seminora mengatakan roh pariwisata Mentawai itu terletak pada budaya Mentawai.

"Roh pariwisata Mentawai ada pada budaya. Maka itu kita pertahankan, " katanya pada Mentawaikita.com, Jumat (2/11/2018).

Desti mengatakan, wisata bahari Mentawai sangat menjanjikan dan menguntungkan bagi Mentawai dengan banyaknya spot ombak yang banyak. Namun pihak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Mentawai lebih fokus dan mempertahankan budaya Mentawai yang asli dan beragam.

"Berbicara wisata bahari semua tempat sudah memiliki, namun berbicara soal budaya Mentawai sangat menarik bagi wisatawan, " katanya.

Dengan nilai budaya dan keanekaan budaya yang ada di Mentawai pada setiap daerah, Dinas Pariwisata memunculkan hal itu melalui iven pesona Mentawai yang dilakukan setiap tahunnya sejak 2016.

"Kenapa kita pilih pulau Siberut karena di Siberut budaya Mentawai itu masih kental. Ini yang mau kita perlihatkan dan perkenalkan pada dunia," katanya.

Namun ada beberapa yang perlu diedukasi dalam pariwisata Mentawai agar tidak monoton dan ditinggal oleh wisatawan. Untuk melakukan edukasi budaya dan pariwisata Mentawai perlu duduk bersama semua pihak.

"Berbicara soal tato, pakaian adat, uma, alam dan sebagainya sangat banyak di Mentawai dan seakan lengkap untuk ditawarkan dan dikunjungi," katanya.

Ia menyebutkan, untuk pakaian adat di Mentawai sangat beragam dan memiliki nilai dan makna tersendiri. Antara satu daerah dan daerah lainnya di Mentawai pakaian adatnya beragam.

"Nah, kita pertahankan dan kita wariskan pada generasi Mentawai. Hanya saja kita perlu lakukan diskusi bersama semua pihak terkait pakaian adat Mentawai yang beragam. Perlu ada edukasi dan kreatifitas tanpa meninggal nilai asli, " katanya

  • Pin it
Komentar