Dua Hari Dilanda Banjir Rob, Warga Puro Kesulitan Beraktivitas

11-10-2018 20:37 WIB | Peristiwa | Reporter: Hendrikus Bentar | Editor: Zulfikar
Dua Hari Dilanda Banjir Rob, Warga Puro Kesulitan Beraktivitas

Air masih tergenang di halaman depan rumah warga Puro akbiat dilanda banjir rob sejak dua hari yang lalu (Foto: Hendrikus / www.mentawaikita.com)

PURO -- Banjir rob setinggi 50 centimeter landa kawasan Puro, Desa Muntei, Kecamatan Siberut Selatan sejak dua hari belakangan. Pemukiman warga di Puro I dan II tergenang air hingga saat ini, sehingga meyulitkan warga untuk beraktivitas.

Roberto, siswa SMKN 2 Kepulauan Mentawai mengatakan, awalnya ketinggian air mencapai setengah meter. "Sudah dua hari, kita kesulitan jadinya untuk keluar rumah," ujar Roberto yang memiliki pondok di Puro I kepada MentawaiKita.com.

Dikatakannya, jika pergi sekolah, harus buka sepatu dulu hingga sampai di jalan raya. "Saat ini, ada tiga pondok anak sekolah yang terdampak banjir. Jika malam, terkadang datang ke rumah teman untuk numpang menginap," jelasnya.

Selain kesulitan beraktivitas, kebutuhan sehari-hari, seperti air bersih juga sulit didapatkan. "Kalau ada air di bak, minumnya ambil air bak. Kalau tiak, tampung air hujan," ungkapnya.

Kepala Dusun Puro II, Heronimus menyebutkan, hingga saat ini ada sekira 21 rumah warga yang terdampak banjir rob. "Warga kita masih tetatp beraktivitas. Hingga saat ini, tidak ada laporan kerusakan kibat banjir rob yang kita dapatkan," katanya.

Menurut Heronimus, wilayah Puro memang sudah langganan banjir rob. "Setiap tahun dilanda banjir, apalagi kalau sudah pergantian musim. Terkadang, dalam satu tahun bisa tiga sampai emapat kali banjir. Biasanya, itu Cuma 3 jam, setelah itu banjir akan surut kembali," ungkapnya.

Terkait air bersih, kata Heronimus sudah ada air PAM. "Baru di pasang, setiap rumah ada. Namun, ada juga beberapa warga yang masih mengandalkan air hujan untuk minum," jelasnya.

  • Pin it
Komentar