Maling Merajalela, Warga Sikabaluan Tak Aman

11-10-2018 17:23 WIB | Peristiwa | Reporter: Bambang Sagurung | Editor: Rus Akbar
Maling Merajalela, Warga Sikabaluan Tak Aman

ilustrasi

SIKABALUAN-Warga Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara mulai tidak nyaman meninggalkan rumah. Ini akibat dari maling yang terus merajalela disekitar masyarakat.

"Rumah kita didobrak orang. Beruntung pintu dekat kamar mandi dekat dengan lemari sehingga mereka tidak bisa masuk, " kata Alfian, salah seorang warga.

Tak hanya dirumah masyarakat. Dikantor cabang dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Siberut Utara ikut dibobol maling. "Mereka membongkar jeruji besi jendela, " kata Santo Salamao, kepala TU Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Siberut Utara pada Mentawaikita.com, Kamis (11/10/2018).

Dikatakan Santo, maling yang masuk dikantor cabang terjadi sekira dua kali, dimana pada Minggu, 7 Oktober dan Selasa, 9 Oktober 2018. "Pertama yang mereka rusak jendela bagian belakang. Kejadian kedua pada bagian jendela bagian depan kantor, " katanya.

Akibat masuknya maling di dalam kantor, buku tulis, pena, pensil dan keperluan kantor raib dibawa maling. "Kita sudah laporkan pada pihak kepolisian, namun belum ada yang turun dan perkembangan yang terjadi, " katanya.

Masyarakat lainnya ada yang mengaku kehilangan ternak, uang dan barang dagangan. Kepala Dusun Nangnang, Fransiskus Beken Bawer mengatakan saat ini belum ada aktifitas ronda yang dilakukan ditingkat dusun karena belum adanya musyawarah bersama terkait hal ini. "Perlu dimusyawarahkan bersama masyarakat dan pemerintah desa, kecamatan dan penegak hukum, " katanya.

  • Pin it
Komentar