68 Warga Siberut Selatan Diduga Terjangkit Demam Berdarah

11-10-2018 14:27 WIB | Peristiwa | Reporter: Hendrikus Samonganuot | Editor: Gerson M Saleleubaja
68 Warga Siberut Selatan Diduga Terjangkit Demam Berdarah

Pasien suspect penyakit demam berdarah yang dirawat di Puskesmas Muara Siberut. (Foto : Hendrik)

MUARASIBERUT-Sebanyak 68 warga Kecamatan Siberut Selatan diduga (suspect) terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD). Dari 68 pasien tersebut tinggal satu orang yang sedang dirawat inap selebihnya telah kembali ke rumah masing-masing.

dr.Zulia Reveny, dokter Puskesmas Muara Siberut mengatakan, pada hari ini pasien yang suspect DBD sebanyak 68 orang. "Sebagian sudah balik ke rumah dan satu orang sedang dirawat di Puskesmas Muara Siberut, pasien tersebut masih suspect belum positif mengalami DBD," katanya kepada Mentawaikita.com, Kamis (11/10/2018).

Zulia menyebutkan, pasien tersebut berasal dari kompleks Pastroan Muara Siberut dan Dusun Bat Joja Desa Maileppet.

Menurutnya, penanganan penyebaran penyakit ini mesti dilakukan fogging namun alat yang dimiliki Puskesmas Muara Siberut rusak."Foggingnya rusak tidak bisa digunakan," ujarnya.

Kepala Dusun Batjoja, Viktorianus Saurei menyebutkan di dusunnya ada sekira 10 warga yang dicurigai mengalami DBD. Awalnya penyakit ini menyerang satu orang namun tak berapa lama menyebar kepada warga lain.

Viktorianus mengatakan, sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari Puskesmas Muara Siberut mengatasi penyebaran penyakit ini. Menurutnya warga mengharapkan dilakukan fogging namun sampai saat ini tidak ada.

Menurut Viktorianus, penyakit ini disebabkan banyaknya sampah di sekitar lingkungan terutama di dekat jembatan yang dibuang oleh warga dari desa lain.

Ia berencana akan melakukan gotong royong membersihkan lingkungan dengan masyarakat. Tempat sampah sendiri sudah ada yang disediakan mahasiswa Univesitas Andalas Padang yang melakukan kuliah lapangan.

  • Pin it
Komentar