SMAN 1 Siberut Utara Anggarkan Rp44 Juta untuk Beli Buku Paket Siswa dan Guru

29-09-2018 12:39 WIB | Pendidikan | Reporter: Bambang Sagurung | Editor: ocha
SMAN 1 Siberut Utara Anggarkan Rp44 Juta untuk Beli Buku Paket Siswa dan Guru

Plang pengumuman pengadaan perpustakaan SMAN 1 Siberut Utara. (Foto: Bambang Sagurung/Mentawaikita.com)

SIKABALUAN--SMAN 1 Siberut Utara Kepulauan Mentawai terus membenahi koleksi perpustakaan agar ketersediaan buku pelajaran masing-masing bidang studi untuk siswa dan pegangan guru terpenuhi. Hal ini dikatakan Paulus Sikaraja, Kepala SMAN 1 Siberut Utara pada Mentawaikita.com, Jumat, 28 September 2018.

"Idealnya untuk satu orang siswa satu buku pelajaran per bidang studi. Ini yang terus kita benahi dari dana BOS," katanya.

Tahun ini, sekolah menganggarkan biaya sebesar Rp44 juta untuk membeli buku paket siswa dan buku pegangan guru. "Apalagi saat ini K13 sehingga siswa memerlukan ketersediaan buku pelajaran sebagai penunjang prosea belajar mengajar, " katanya.

Tak hanya ketersediaan buku di ruang perpustakaan, minat baca siswa 15 menit sebelum dimulainya proses belajar mengajar juga ditumbuhkan. Hanya masih terkendala buku bacaan siswa.

"Sekolah juga belum berani menyediakan rak buku bacaan di setiap kelas sehingga siswa dapat membaca buku bacaan yang tersedia. Ini karena faktor keselamatan buku ketika kita menempatkan buku di dalam lokal. Untuk saat ini kita sediakan di dalam perpustakaan saja," katanya.

Selain ketersediaan buku di perpustakaan, keberadaan jaringan internet di sekolah mestinya dapat dimanfaatkan guru dan siswa dalam menambah pengetahuan dalam proses belajar mengajar.

"Guru juga kita minta untuk lebih kreatif menggunakan fasilitas yang ada dalam menambah wawasan sehingga pelajaran yang mereka ajarkan dapat lebih bermutu, " katanya.

Tahun 2018 ini, SMAN 1 Siberut Utara mendapat bantuan pembangunan perpustakaan dari pemerintah pusat melalui dana APBN 2018 Rp380 juta lengkap dengan mebeler, seperti rak buku, meja baca dan lemari.

"Apalagi tahun depan semuanya sudah memakai K13, keberadaan perpuatakaan yang memadai terkait bahan ajar sangat diperlukan. Untuk guru pada umumnya sudah mengikuti pelatihan K13," katanya.

Untuk tahun 2018 ini juga di SMAN 1 Siberut Utara mendapat formasi penambahan tenaga guru pada penerimaan CPNS, diantaranya bidang studi Kimia, Fisika, Biologi, Geografi, danTIK. "Untuk labor IPA sudah ada termasuk fasilitas didalamnya. Tinggal guru dan siswa lagi yang memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada, " kata Paulus.

  • Pin it
Komentar