DPT Pemilu 2019 di Mentawai Menyusut Menjadi 55.151

13-09-2018 17:33 WIB | Politik | Reporter: Patrisius Sanene | Editor: Rus Akbar
DPT Pemilu 2019 di Mentawai Menyusut Menjadi 55.151

Wakil Bupati Mentawai, Kortanius Sabeleake menerima berkas DPT setelah rapat pleno penetapan DPTHP Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk Pemilu 2019. (foto: patris/mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kabupaten Kepulauan Mentawai mengalami penyusutan setelah melalui proses perbaikan yang dilakukan KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Sebelumnya, KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai telah menetapkan DPT sebanyak 55.155 orang pada Senin, (20/8/2018), kemudian setelah dilakukan perbaikan DPT Pemilu 2019 berkurang 4 orang menjadi 55.151 orang.

Jika dibandingkan DPT pada Pileg 2014 angka DPT yang ditetapkan KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai sebanyak 58.717 orang. Menurunnya angka DPT setiap Pemilu yang ditetapkan KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai banyak dipertanyakan partai politik yang hadir dalam rapat pleno hari ini Kamis, (13/9/2018).

Hendri Dori Satoko salah seorang dari partai politik menilai seharus jumlah DPT setiap penyelenggaraan Pemilu mengalami peningkatan. "Kenapa dari periode ke periode DPT kita berkurang, mestinya bertambah," kata Hendri Dori.

Hendri menceritakan ada banyak pemilih potensial pada pemilu 2014 yang justru tidak terdaftar dalam DPT 2019. "Ini real di lapangan," ujar Hendri.

Kemudian Jimer Munthe peserta rapat pleno tersebut menjelaskan pengalaman sebelumnya surat undangan kepada pemilih tidak sampai di tangan pemilih. "Ini sangat amburadul perlu diperbaiki ke depan, bagaimana lebih baik," kata Jimer.

Jan Winnen Sipayung salah seorang peserta dalam rapat pleno mengharapkan penetapan DPT untuk 2019 harus tegas. "Perlu kerja sama kita, kami sebagai peserta pemilu mengikuti aturan penyelenggara namun harus tegas, jadi tidak ada lagi dikemudian hari DPTHP1, DPTHP2, yang ada itu DPT," kata Jan Winnen Sipayung.

Ketua KPU Kabupate Kepulauan Mentawai, Eki Butman menjelaskan berkurangnya DPT tersebut karena masih ada data pemilih ganda yangmasih ditemukan. "Masih ada kita temukan data ganda identik, sehingga harus kita hapus salah satunya, karena basis pemilih kita yang memiliki KTP elektronik, ini juga yang sedang kita upayakan bagaimana masyarakat kita memiliki KTP elektronik yang kemudian masuk dalam Sidalih dan itu yang kita plenokan," kata Eki Butman.

Eki menambahkan, jika ada kemungkinan ranah untuk memperbaiki DPT akan dilakukan perbaikan atau akan dimasukkan data yang belum masuk.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kortanius Sabeleake menambahkan data penduduk adalah tanggung jawab bersama. "Ini kewajiban kita untuk mendata warga kita, karena semua memiliki kepentingan tidak hanya pada saat pemilihan tapi juga penting untuk mendapatkan layanan kesehatan, BPJS, kalau ada data yang belum masuk atau terdata mari kita kerjakan bersama, demi menjaga keamanan Pileg ke depan," kata Wabup.

Berikut DPTHP yang disampaikan KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai pada rapat pleno hari ini, Pagai Utara 3.711, Sipora Selatan 6.807, Siberut Selatan 5.684, Siberut Utara 5.414, Siberut Barat 4.471, Siberut Barat Daya 4.307, Siberut Tengah 4.474, Sipora Utara 6.857, Sikakap 6.906.

Jika dibagi per dapil untuk dapil 1, DPTHP berjumlah sebanyak 13.664, kemudian pada dapil 2 ada 17.137 DPT dan pada dapil 3 ada sebanyak 24.350 DPT.

  • Pin it
Komentar