Badai, Harga Cabai Merah Naik di Sikakap

07-08-2018 15:23 WIB | Ekonomi | Reporter: Supri Lindra | Editor: ocha
Badai, Harga Cabai Merah Naik di Sikakap

Hen Tamar, pedagang cabai dan sayuran di Pasar Sikakap. (Foto: Supri Lindra)

SIKAKAP--Musim badai dan gelombang tinggi membuat harga cabai merah di Desa Sikakap Pulau Pagai Utara Kepulauan Mentawai naik Rp10 ribu. Dari Rp30 ribu per kilo dua minggu lalu naik menjadi Rp40 ribu.

Hen Tamar, pedagang sembako di Pasar Sikakap mengatakan, harga sembako selain cabai merah masih normal kecuali cabai."Kenaikan cabe disebabkan karena badai, sehingga kapal dari Padang ke Sikakap tidak masuk, cabai merah yang datang ini didatangkan dengan kapal Mentawai Fast hari Minggu (5/8), sebanyak 60 kg, ongkos tambah buruh saja kita mengeluarkan biaya Rp420 ribu, karena mahal biaya pengangkutan terpaksa harga naik, belum lagi ada cabe yang busuk tidak bisa dijual. Biasanya kalau kapal lancar, harga bisa turun," katanya.

Ibu rumah tangga di Sikakap, Ocha, mengatakan mencari cabai merah sulit di musim badai seperti ini. "Cabai merah yang agak busuk terpaksa harus dibeli juga, sebab cabai merah salah satu kebutuhan pokok juga, sekarang ini 1 ons cabai merah Rp5 ribu, itu pun keadaan cabe merah dikatakan tidak segar lagi," katanya.

  • Pin it
Komentar