Jaringan Seluler Lumpuh, Warga Saibi Kesulitan Isi Token Listrik dan Komunikasi

08-07-2018 00:03 WIB | Peristiwa | Reporter: Rinto Robertus Sanenek | Editor: Gerson Merari Saleleubaja
Jaringan Seluler Lumpuh, Warga Saibi Kesulitan Isi Token Listrik dan Komunikasi

Teknisi sedang memperbaiki antena komunikasi di Saibi. (Foto : Rinto/mentawakita.com)

SAIBI SAMUKOP-Sudah seminggu sinyal telkomsel di Desa Saibi Samukop, Kecamatan Siberut Tengah mati total hal ini menyebabkan warga tidak bisa mengisi pulsa listrik dan telepon seluler.

Fernando Sakailoat (32), warga Saibi mengatakan, mereka kesulitan mengisi token listrik karena jaringan seluler dari telkomsel mati di kampungnya.

"Yang jual pulsa listrik itu sudah ada di sini, jika kita butuh pulsa listrik terpaksa kita paksa penjual pulsa listrik ke bukit cari sinyal," katanya kepada mentawaikita.com, Sabtu (7/7/2018).

Kemarin (6/7/2018), kata Fernando, ada keluarga warga Saibi yang meninggal di Bose (Siberut Utara) karena tak ada sinyal infonya sampai di Saibi melalui jaringan wi-fi.

"Itulah kesulitan kita, coba sinyal kita bagus tentu kita dapat informasi lebih cepat dan tahu bagaimana keadaan keluarga kita yang sangat jauh," ujarnya.

Lina (45), seorang ibu rumah tangga mengatakan, sebelum bulan puasa sinyal komunikasi macet di Saibi.

"Mati total sejak bulan puasa yang lalu hingga sekarang kalau menelepon kita ke bukit lagi cari sinyal sama seperti yang dulu untuk menelepon anak-anak dan keluarga yang berada di luar," katanya kepada mentawaikita.com, Sabtu (7/7/2018).

Menurut Lina berkomunikasi melalui telepon seluler dengan keluarga yang jauh sangatlah penting untuk mengetahui keadaan mereka. "Keluarga kita sudah banyak yang berpencar-pencar, kalau ada sesuatu sekarang ini kita tidak bisa menelepon, iya solusinya harus ke bukit," ujarnya.

Sementara Pontius Sikatsila, petugas tower Telkomsel dari Pemerintah Desa Saibi Samukop mengatakan, sinyal tower sudah mulai diperbaiki teknisi yang datang sejak kemarin (6/7).

"Jadi teknisinya sudah mulai memperbaiki dan pencarian sinyalnya, dan dimohon bersabar dan mudah-mudahan secepatnya hidup dan dapat kita nikmati," ujarnya

Tower milik Telkomsel tersebut merupakan bantuan pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika pada 2012.

  • Pin it
Komentar