Kabid PAUD : Pendidikan Usia Dini Meningkatkan Perkembangan Anak

06-07-2018 11:28 WIB | Pendidikan | Reporter: Silvester Suntoro Sarogdok | Editor: Gerson Merari Saleleubaja
Kabid PAUD : Pendidikan Usia Dini Meningkatkan Perkembangan Anak

Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mentawai, Rayani. (Foto : Suntoro/mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi wadah meningkatkan pola perkembangan serta pendidikan kepada anak-anak, demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Rayani saat ditemui mentawaikita.com di ruang kerjanya, Kamis (5/7/2018).

Rayani menyebutkan, anak-anak usia PAUD membutuhkan pengenalan lingkungan sekitarnya seperti cara bergaul, bertemu dengan teman-temannya.

"Tujuannya sebenarnya sudah jelas ya, bahwa anak-anak dengan usianya itu masih perlu dengan lingkungannya, seperti bagaimana bergaul, bertemu dengan teman-temannya, ini untuk meningkatkan perkembangan pada anak, sebagai orang tua tentu ingin anaknya pintar, hebat, jadi di PAUD mereka sudah dididik," katanya.

Penilaian perkembangan psikologis anak, kata Rayani secara teknis lebih diketahui sekolah tempat anak tersebut belajar sebab melakukan interaksi secara rutin.

Selama ini kata dia, peran pengembangan PAUD lebih banyak dilakukan lembaga di luar pemerintah sebab mereka yang mendirikan tingkat satuan pendidikan tersebut.

"Kalau masalah PAUD memang di bawah naungan kita di dinas pendidikan karena menyangkut dengan yang namanya pendidikan, tetapi tidak semuanya kita memfasilitasi PAUD, karena PAUD memiliki lembaga atau yayasan, jadi mereka yang lebih berperan di dalamnya," ujarnya.

Termasuk juga saat perekrutan guru dilakukan oleh lembaga atau yayasan yang menaungi PAUD tersebut.

"Kalau guru bukan sama kita itu lembaga atau yayasan yang berurusan, termasuk sebenarnya gaji mereka, kalau kita di dinas hanya kesejahteraan saja dalam arti kalau ada proposal atau bantuan lain kita siap untuk membantu mereka, termasuk mungkin fasilitas, tapi tetap mereka ada bantuan baik itu dari luar maupun dinas," katanya.

Soal gaji ada beberapa yang dibayarkan oleh Disdikbud Mentawai yang dicairkan tiap semester. Besarnya tergantung jabatan guru tersebut di PAUD. Ada juga sebagian tidak digaji atau suka rela.

Berdasarkan data Disdikbud Mentawai, jumlah PAUD di Mentawai terhitung 2017 sebanyak 64 PAUD. PAUD tersebut tersebar di beberapa kecamatan yakni Kecamatan Pagai Selatan 15 PAUD, Pagai Utara 8 PAUD, Sikakap 10 unit, Siberut Selatan 5 unit, Siberut Tengah 1 PAUD, Siberut Barat Daya 2 PAUD, Siberut Utara 3 unit, Sipora Utara 11 unit, Sipora Selatan 9 unit, sementara Siberut Barat belum ada.

Sementara jumlah guru PAUD yakni Kecamatan Pagai Selatan berjumlah 42 orang, Pagai Utara sebanyak 25 guru, Sikakap sebanyak 33 orang, Siberut Selatan sebanyak 12 guru, Siberut Tengah hanya 2 orang, Siberut Barat Daya sebanyak 5 guru, Siberut Utara sebanyak 6 orang, Sipora Utara berjumlah 25 guru dan Kecamatan Sipora Selatan sebanyak 26 orang. Jumlah total guru PAUD di seluruh Mentawai yakni 176 orang.

Sedangkan jumlah anak PAUD yakni 1.592 anak yang tersebar pada Kecamatan Pagai Selatan sebanyak 377 siswa, Pagai Utara 192 orang, Sikakap 180 anak, Siberut Selatan 100 anak, Siberut Tengah 36 murid, Siberut Barat Daya 121 murid, Siberut Utara 85 murid, Sipora Utara 267 murid dan Kecamatan Sipora Selatan 234. Data ini belum termasuk jumlah murid baru yang mendaftar.

  • Pin it
Komentar