Delfi, Ibu Rumah Tangga yang Menjadi Komisioner KPUD Mentawai

04-07-2018 20:31 WIB | Sosok | Reporter: Silvester Suntoro Sarogdok | Editor: Gerson Merari
Delfi, Ibu Rumah Tangga yang Menjadi Komisioner KPUD Mentawai

Maria Delfi Yanti Maruhawa (tengah) saat dilantik menjadi anggota KPUD Mentawai. (Foto : Suntoro/mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-Pada 16 Juni 2018 menjadi hari yang bahagia buat Maria Delfi Yanti Maruhawa, begitulah nama lengkap perempuan berusia 33 tahun yang biasa dipanggil Delfi itu sebab telah resmi menjadi salah satu anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam upacara pelantikan yang dilakukan di Kantor KPUD Mentawai di Tuapeijat.

Sebelum menjadi anggota KPUD Mentawai, perempuan kelahiran Padang, 6 Oktober 1984 inibekerja sebagai ibu rumah tangga. Dia memiliki seorang anak, sementara suaminya bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Delfi lahir dan dibesarkan di Padang, ia menamatkan SD di SDN 07 Belakang Tangsi Padang, kemudian melanjut ke SMP PGRI 4 Padang dan lulus SMU Kristen Kalam Kudus Padang.

Sebelum menjadi anggota Komisioner KPUD Mentawai, Delfi aktif pada berbagai organisasi perempuan seperti seperti PKK, Dharma Wanita, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Penyuluh Bencana (ASB), dan pernah menjabat sebagai ketua Dasawisma Desa Sipora Jaya.

Meski berdarah Nias, kecintaannya dengan Mentawai sangat besar terbukti ia sudah 12 tahun tinggal di Mentawai menikah dengan warga Mentawai yang menjadi suaminya saat ini.

Delfi menyebutkan, hal yang mendorong dirinya mengikuti seleksi menjadi komisioner KPUD Mentawai pada Maret lalu karena tidak ingin membebani suami dalam hal mencukupi kebutuhan keluarga.

Meski ia mengetahui seleksi menjadi anggota KPU itu berat namun perempuan lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) LPPN Padang.

Menurutnya proses yang dilaluinya sejak pembukaan pendaftaran pada Maret lalu hingga dilantik 16 Juni 2018 tidak sia-sia. Keberhasilannya saat ini membuat dirinya bangga terutama pihak keluarganya.

"Bersyukur sekali, bukan hanya saya saja yang senang tetapi semua keluarga ikut bangga, ini pengalaman yang luar biasa menurut saya," kata Delfi saat ditemui mentawaikita.com di ruang kerjanya, Rabu (4/7/2018).

Keberhasilannya menjadi Komisioner KPUD Mentawai bermodal pengalaman mengenai kondisi Mentawai, bahasa dan hubungan dengan Mentawai. Sebab menurutnya ia bukan lagi orang Nias melainkan warga Mentawai.

Untuk saat ini, Komisioner KPU sesuai dengan aturan hanya tiga orang berbeda dengan sebelumnya sebanyak lima orang termasuk Ketua KPU Mentawai.

Di KPUD Mentawai, Delfi menjadi Koordinatot Divisi Keuangan, Devisi Umum, Logistik, dan Divisi Sumber Daya Manusia.

"Saat ini saya merangkap jabatan di KPU, dan ini tentunya tugas yang cukup berat bagi kami, menjadi komisioner ke depan akan banyak tugasnya, apalagi saat ini sudah mulai pendaftaran bakal Caleg DPRD, pasti akan kemana-mana baik Sikakap maupun di Pulau Siberut, tapi kebetulan juga saya sudah pernah berkunjung ke beberapa kecamatan, jadi sudah biasalah dengan kondisi Mentawai, cuma tinggal satu kecamatan lagi yang tidak saya kunjungi, yaitu Betaet," ujarnya.

  • Pin it
Komentar