Tak Punya KTP, 119 Pemilih Potensial Siberut Tengah Terancam Tak Memilih

11-06-2018 20:23 WIB | Politik | Reporter: Rinto Robertus Sanene | Editor: Rus Akbar
Tak Punya KTP, 119 Pemilih Potensial Siberut Tengah Terancam Tak Memilih

Penandatanganan berita acara pleno DPS Siberut Tengah oleh PPK. (Foto: Rinto Robertus/Mentawaikita.com

SAIBI SAMUKOP-Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Siberut Tengah Kabupaten Kepulauan Mentawai menetapkan Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Legeslaitif 2019 pada Pleno, Senin, 11 Juni.

Pleno tersebut di hadiri Pemerintah Kecamatan, Desa, Panwascam, partai politik serta tokoh masyarakat setempat. Hasil Pleno DPS Siberut Tengah berjumlah 4.294 pemilih yang terdiri dari Saibi Samukop 2.030 pemilih, Saliguma 1.421 pemilih dan Cimpungan 843 Pemilih.

4.294 jumlah DPS Siberut Tengah juga termasuk 119 Pemilih Potensial non KTP yang terdiri Saibi Samukop 18 pemilih potensial, Saliguma 43 pemilih Potensial dan Cimpungan 58 pemilih potensial.

Selain itu DPS Siberut Tengah ini merupakan hasil Coklit serentak Pantarlih selama sebulan yang di mulai 17 April yang kemudian sudah di lalui tahapan Pleno DPS tingkat PPS di masing-masing Desa di bulan Juni.

Ketua PPK Siberut Tengah Murtias Sageileppak mengatakan sebanyak 119 pemilih Potensial non KTP-elektronik memang benar-benar ada dan warga Kecamatan Siberut Tengah. "Pemilih non KTP ini selain tak punya KTP juga tidak punya identitas lainnya, yang jelas tak punya KTP tidak bisa menggunakan hak pilihnya di Pileg 2019," katanya usai pleno.

Meski begitu, lanjut Murtias pemilih potensial non KTP ini masih memiliki peluang menggunakan hak pilihnya jika mau melakukan perekaman KTPnya di kecamatan. "Makanya kita menyampaikan setiap kepala Dusun apa bila ada warganya yang tidak punya KTP untuk mengajak perekaman KTP dan masih ada peluang untuk memilih menimal dapat Surat Keterangan dari Dukcapil, jika tidak ini sangat kita sayangkan mereka tidak bisa menggunakan hak pilihnya," ujarnya.

DPS Siberut Tengah yang di plenokan ini, Murtias menyebutkan sebelum pleno PPK DPS Siberut Tengah berjumlah 4.175 pemilih karena ada perbaikan kembali jadi DPS 4. 294 pemilih dan hasil ini akan di tempelkan selebarannya di tempat-tempat Umum agar di ketahui Masyarakat setempat''jadi bagi yang belum terdaftar silahkan daftarkan namanya melalui PPS dan DPS ini juga akan kami kirim ke KPU, jadi DPS ini masih bisa bertambah lagi. Pleno DPS ini tahapan selanjutnya juga ada Pleno DPT dan DPTb setelah data ini dikirim kembali ke PPK oleh KPU," ujarnya.

Pemilih Potensial non KTP agar dapat menggunakan hak pilihnya nanti, Kepala Desa Saibi Samukop Binsar Saririkka menyebutkan untuk di Desa Saibi Samukop segera memerintahkan para kepala dusun untuk menyampaikan ke warganya merekam KTP. "Kita akan perintahkan kepala dusun soal warga yang belum punya KTP ini, agar bisa menggunakan hak pilihnya," ujarnya.

Selain pemilih potensial non KTP, Sekretaris Kecamatan Siberut Tengah Jasti Onarelius Saguruk menyebutkan ada warga Siberut Tengah yang berjumlah kurang Lebih 300 orang yang sudah perekaman KTP tapi belum punya fisik KTPnya. "Kita sudah sampaikan ke Dukcapil namun sampai saat ini belum ada solusi," katanya.

Jasti mengharapkan untuk suksesnya Proses Penyelenggaraan Pemilu Legeslatif 2019, khusus penyelenggara Pemilu di Siberut Tengah harus independen, propesional dan saling bekerja sama. "Dan bekerja sesuai jalurnya, jangan sampai menimbulkan pemicu persoalan, karena pekerjaan ini mandat dari Negara, termasuk juga partai politik harus mengkritisi secara positif dan kepengurusannya juga jelas di tingkat Kecamatan dan menyempaikan ke kami sebab Kesbangpol juga meminta data kepengurusan partai itu ke Kecamatan,"ujarnya.

Ketua Panwascam Siberut Tengah Parlindungan Sakerengan mengatakan untuk mensukseskan penyelenggaraan Pileg 2019, PPK Kecamatan menjalankan kegiatan melalui tahapan-tahapan pemilu yang ada. "Memperhatikan tahapan pemilu dan terjalin kerjasama yang baik dengan kita sebagai pengawas pemilu di tingkat kecamatan," ujarnya.

  • Pin it
Komentar