Kemendikbud Membangun Fasilitas Belajar SMAN 1 Pagai Utara

26-05-2018 15:28 WIB | Pendidikan | Reporter: Leo Marsen | Editor: Gerson Merari
Kemendikbud Membangun Fasilitas Belajar SMAN 1 Pagai Utara

Gedung perpustakaan dan lokal belajar SMAN 1 Pagai Utara yang dibangun Kemendikbud. (Foto : MentawaiKita.com/Leo)

SAUMANGANYA-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah membangun 2 unit fasilitas belajar SMAN 1 Pagai Utara, Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai pada tahun ini.

Fasilitas yang dibangun berupa 1 unit gedung perpustakaan berukuran 10x12 m dengan anggaran Rp385 juta dan 2 ruang kelas baru (RKB) dengan anggaran Rp579 juta. Dana pembangunan tersebut berasal dari APBN 2018.

Kepala SMAN 1 Pagai Utara, Nopik Afriko mengatakan, perpustakaan yang dibangun dilengkapi dengan mebeler begitu juga dengan ruang belajar. Pengerjaan bangunan tersebut dimulai pada 15 Mei dan akan berjalan selama 150 hari.

"Kalau buku referensi sekolah atau buku perpustakaan dibebankan dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dana BOS 2017 sudah ada 20 persen buku referensi KTSP dan rencana tahun ini 20 persen lagi dengan pakai BOS buku referensi K13," katanya kepada MentawaiKita.com, Jumat (25/5/2018).

Pembangunan kedua fasilitas tersebut dilakukan secara swakelola antara sekolah dan komite sekolah serta pemilik lahan ditambah unsur dari masyarakat.

"Bobot pekerjaan sudah mencapai 40 persen, jika cuaca tidak hujan awal Juni sudah naik kuda - kuda, diatap dan diplester bobot pekerjaan mencapai 60 persen, harapan tenggat waktu kerja yang ditentukan 150 hari selesai 100 persen," ujarnya.

Direncanakan kedua fasilitas tersebut digunakan pada tahun ajaran 2018/2019 untuk mengantisipasi membludaknya siswa baru.

Saat ini SMAN 1 Pagai Utara memiliki 3 ruang belajar, 1 unit gedung laboratorium IPA namun digunakan sebagai ruang guru sebab belum memiliki ruang guru dan kepala sekolah dengan cara menyekat bangunan menjadi dua bagian.

Nofik menyebutkan, meski sedang dilakukan 2 RKB pada tahun ini, mereka masih membutuhkan penambahan 3 ruangan lagi, "mudah-mudahan tahun depan ada bantuan lagi dari pemerintah," ujarnya.

Saat ini siswa di sekolah itu berjumlah 94 orang mulai dari kelas X dan XI, sementara siswa kelas XII yang berjumlah 61 orang telah lulus pada Ujian Nasional tahun ini.

  • Pin it
Komentar