2.032 Siswa SD di Mentawai Ikuti USBN

03-05-2018 10:49 WIB | Pendidikan | Reporter: Patrisius Sanene | Editor: ocha
2.032 Siswa SD di Mentawai Ikuti USBN

Siswa SDN 16 Tuapeijat di Sipora Utara Kepulauan Mentawai mengikuti USBN mulai hari ini, Kamis (3/5). (Foto: Patrisius Sanene)

TUAPEIJAT-Sebanyak 2.032 siswa sekolah dasar (SD) di Mentawai dari 118 sekolah mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) mulai hari ini, Kamis, (3/5).

Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Mentawai, dari 118 sekolah yang melaksanakan USBN, 6 sekolah swasta dan 112 adalah sekolah negeri. Ada 29 sekolah sebagai titik penyelenggara USBN di Mentawai. Selama tiga ada tiga mata pelajaran yang diuji yakni pada hari pertama Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, dan hari ketiga Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

"Penentuan beberapa sekolah sebagai titik penyelenggaran USBN dapat mempermudah monitoring kita juga, kalau masing-masing sekolah yang melaksanakan ujian, ada beberapa jumlah pesertanya sedikit, jadi langkah yang kita lakukan menentukan titik terdekat agar sekolah yang jauh dapat terjangkau," kata Qamaisir, Kabid SD dan SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Kamis (3/5).

Dijelaskan Qamaisir, 29 sekolah penyelenggara USBN tersebar di suruh Kabupaten Kepulauan Mentawai. Di Kecamatan Sikakap pelaksanaan USBN dipusatkan di 3 sekolah yakni SDN 01 Sikakap, SDN 15 Sikakap dan MI Swasta Sikakap yang diikuti sebanyak 14 sekolah dengan total peserta USBN 238.

Lalu di Kecamatan Pagai Selatan ada 3 sekolah sebagai titik atau penyelenggara USBN yakni di SDN 16 Makalo, SDN 25 Makalo, dan SDN 29 Sinaka yang diikuti sebanyak 16 sekolah dengan total peserta 240.

Di Kecamatan Pagai Utara, ada 3 titik penyelenggaraan USBN yakni SDN 05 Silabu, SDN 18 Saumanganya, total sekolah yang mengikuti USBN di dua lokasi tersebut ada 10 SD dengan total peserta 147 orang.

Kemudian di Kecamatan Sipora Selatan ada 4 titik penyelenggaraan USBN yakni SDN 01 Sioban, SDN 03 Beriulou, SDN 09 Saureinu, SDN 10 Mara. Diikuti sebanyak 14 sekolah dengan total peserta sebanyak 210.

Lalu di Sipora Utara ada 4 titik penyelenggaraan USBN yakni di SDN 12 Betumonga, SDN 13 Tuapeiat, SDN 16 Tuapeijat, SDN 05 Goiso Oinan. Diikuti 14 sekolah denga total peserta 258.

Kemudian di Kecamatan Siberut Selatan dilaksanakan hanya satu titik yakni di SDN 13 Muara Siberut diikuti 10 sekolah, dengan total peserta 219 murid.

Kecamatan Siberut Tengah dilaksanakan di dua titik yakni SDN 01 Saibi Samukop dan SDN 16 Saliguma, total sekolah yang mengikuti USBN di Kecamatan tersebut sebanyak 7 sekolah dengan total peserta UN sebanyak 149 orang.

Lalu di Kecamatan Siberut Barat Daya ada 4 titik yakni di SDN 08 Sagulubbeg, SDN 14 Pasakiat Taileleu, SDN 18 Pasakiat Taileleu, dan SDN 19 Katurei, dengan total 8 sekolah dan 167 peserta.

Di Kecamatan Siberut Barat ada 3 titik yakni SDN 16 Sigapokna, SDN 18 Simalegi, dan SDN 22 Simatalu dengan total sekolah 11 sekolah, dengan total peserta USBN sebanyak 205 peserta.

Kemudian di Kecamatan Siberut Utara ada 3 titik yakni di SDN 03 Sotboyak, SDN 08 Muara Sikabaluan, dan SDN 09 Muara Sikabaluan, dengan total 13 sekolah dan 199 peserta USBN.

Penyelenggaraan USBN tingkat SD dilakukan dengan sistem ujian berbasis kertas pensil. Penerapan UNBK di tingkat SD kata Qamaisir belum wajib. "Yang wajib itu SMP dan SMA, kalau SD belum diwajibkan, lagi pula masih terkendala jaringan," kata Qamaisir.

  • Pin it
Komentar