Dapil Berubah, Mesin Partai Harus Bekerja Ekstra Keras

13-04-2018 12:01 WIB | Politik | Reporter: Patrisius Sanene | Editor: Zulfikar
Dapil Berubah, Mesin Partai Harus Bekerja Ekstra Keras

Ketua DPC PDIP Mentawai, Jan Winnen Sipayung (Ist)

TUAPEIJAT - Ketua DPC PDIP Mentawai, Jan Winnen Sipayung menanggapi positif perubahan dapil tersebut. Menurutnya, penggabungan dapil Siberut membuat parpol harus bekerja lebih keras menggerakkan mesin partai dan menyiapkan strategi baru.

"Proses yang dilakukan oleh KPU Mentawai sudah jelas dari sisi proses itu muncul keputusan KPU RI, dan KPU Mentawai sudah melaksanakan proses itu, jadi tidak ada yang salah dengan keputusan KPU RI," kata Jan Winnen, Kamis (12/4).

Menurut dia, PDIP saat ini dituding oleh banyak partai atas keputusan KPU yang menjadikan Siberut menjadi satu dapil karena PDIP yang pada saat itu mengusulkan Siberut jadi satu dapil.

"Justru ide awalnya PDIP mengusulkan bagaimana ada penambahan dapil, tapi ketika dikaji usulan penambahan dapil di Mentawai belum bisa karena syarat jadi penambahan dapil itu belum mencukupi dimana satu dapil itu minimal ada 13.000 penduduk," kata Jan Winnen.

Pada saat rakor juga, ada opsi lain dari partai lain juga yang mengusulkan tentang penataan dapil. "Jadi tidak hanya pengusulan Siberut jadi satu dapil tapi ada opsi lain yang menginginkan Mentawai tetap 4 dapil seperti pileg sebelumnya, PDIP melihat keputusan ini bukan persoalan untung atau rugi tapi partai politik mesti mengajak semua pimpinan partai, keputusan ini bagaimana menguntungkan jangan menganggap ini merugikan partai, harus berjuang," kata Jan Winnen.

Diakuinya wilayah Siberut memang luas dan cukup sulit. "Tapi menurut saya belum tentu merugikan hanya kemudian bagaimana mesin partai dapat mengakomodir kerja keras para kader atau partainya, ini juga soal strategi, ketokohan dan kerja keras," katanya.

Keputusan KPU RI dengan penataan dapil ini menurut Jan Winnen mesti dilihat bagaimana memotivasi kinerja partai atau anggota DPRD selama ini tidak hanya bergerak di dua atau tiga kecamatan di dapilnya tapi dengan keputusan ini dapat lebih bergerak ke kecamatan lain.

Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Kepulauan Mentawai, Nikanor Saguruk juga bersikap optimis dengan perubahan penataan dapil pada Pileg 2019.

Menurut Nikanor, perubahan penataan dapil terkhusus Siberut dijadikan satu dapil tentu akan ada partai yang diuntungkan dan ada pula partai yang dirugikan, namun soal siapa partai yang dirugikan dan diuntungkan Nikanor enggan menjawab terlalu jauh.

"Penataan dapil tersebut memang ada polemik bahwa akan ada partai yang diuntungkan dan ada partai yang dirugikan, namun melihat kondisi ini kita tetap optimis, semua harus berjuang meyakinkan dukungan dari masyarakat, justru ini keuntungan bagi partai Nasdem agar lebih berjuang dan optimis," katanya.

Strategi yang dilakukan oleh Partai Nasdem ke depan adalah akan memaksimalkan kinerja partai politik agar lebih dekat dengan masyarakat.

"Sekali lagi kita harus optimis, intinya kita harus bekerja keras, kita targetkan ke depan jika saat ini ada kader Nasdem menjabat Wakil Ketua DPRD Mentawai makan target kita berikutnya Nasdem mendapat kursi sebagai Ketua DPRD Mentawai," kata Nikanor melalui sambungan telepon pada Rabu, 11 April.

  • Pin it
Komentar