Pangkalan Ojek dan Warung Liar di Pelabuhan Tuapeijat Segera Dibongkar

13-04-2018 11:49 WIB | Peristiwa | Reporter: Silvester Suntoro Sarogdok | Editor: ocha
Pangkalan Ojek dan Warung Liar di Pelabuhan Tuapeijat Segera Dibongkar

Pangkalan ojek dan warung yang berada di jalur jalan nasional KM 0 Tuapeijat, Sipora Utara, Mentawai akan ditertibkan

TUAPEIJAT- -Pemerintah Kecamatan Sipora Utara akan membongkar pangkalan ojek di Km 0 Pelabuhan Tuapeijat, Sipora Utara, Mentawai karena dianggap melanggar aturan dimana pangkalan ojek serta warung disampingnya berada di area jalan nasional Tuapeijat.

Pemerintah Kecamatan Sipora Utara sudah memberikan peringatan kepada pihak pangkalan ojek dan pemilik warung pada Kamis (12/4), dimana isi surat tersebut menyatakan agar pangkalan ojek serta warung segera dikosongkan.

"Sudah disurati oleh Camat kepada Polisi Pamong Praja (Pol PP) serta Polres Mentawai untuk melakukan pembongkaran, karena sebelumnya sudah pernah diingatkan juga, namun yang bersangkutan tidak merespon dan akhirnya diberikan surat peringatan kembali," kata Kepala Desa Tuapeijat, Pusuibiat kepada Mentawaikita.com, pada Kamis (12/4/18), di ruang kerjanya.

Tenggang waktu yang diberikan kepada pangkalan ojek serta warung kopi membongkar bangunan sampai akhir April, satu hari menjelang itu warung tersebut sudah dikosongkan, jika masih belum dikosongkan maka Satpol PP akan melakukan bongkar paksa.

Tek Eli, pemilik warung kopi merasa dirinya dikucilkan, ia bingung mau pindah ke mana, namun dia dan keluarga masih berharap untuk bisa jualan kopi lagi.

"Ya gimana lagi, ini kan wajib, kalau tidak kita patuhi kita juga akan di usir dari sini, mudah-mudahan ada tempat lain, kalau di Pasar Ibu terlalu jauh, anak-anak sekolahnya kan dekat sini, tapi kalau tinggal di sini lebih dekat anak-anak bisa jalan kaki ke sekolah," katanya.

Sementara salah seorang pengguna jasa Ojek Ajo, mengatakan para tukang ojek tidak bisa berbuiat apa-apa. "Kalau memang dibongkar tidak bisa berkata apa-apa, yang membongkar kan pemerintah, kami akan cari tempat lain," jelasnya.

Pembongkaran warung-warung liar yang melanggar aturan serta mengganggu kenyamanan serta keindahan suatu daerah merupakan tugas pemerintah untuk menata ibu Kabupaten Kepulauan Mentawai sebagai daerah wisata.

  • Pin it
Komentar