Pemerintah Pusat dan Provinsi Sumbar Bangun Fasilitas SMA di Mentawai

13-04-2018 10:16 WIB | Pendidikan | Reporter: Leo Marsen | Editor: Gerson Merari Saleleubaja
Pemerintah Pusat dan Provinsi Sumbar Bangun Fasilitas SMA di Mentawai

Jaringan internet yang dibangun di SMAN 1 Pagai Utara, Kecamatan Pagai Utara oleh Kemenkominfo. (Foto : Leo)

SAUMANGANYA-SMAN 1 Pagai Utara, Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai tahun ini mendapat bantuan fasilitas internet nirkabel atau wirelessfidelity (Wi-Fi) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI yang telah aktif sejak 2 februari lalu.

Kepala SMAN 1 Pagai Utara, Nopik Afriko mengatakan, fasilitas Wi-Fi ini sangat membantu sekolah saat mengirim Data Pokok Pendidikan (Dapodik) kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI atau mencari bahan pelajaran.

"Pengiriman Dapodik sewaktu-waktu akan dikirim jika ada perubahan atau ada penambahan siswa ataupun tenaga pendidik dan juga butuh informasi terkait informasi pendidikan, pengiriman Dapodik minimal satu bulan sekali" katanya kepada MentawaiKita.com, Selasa (10/4/2018).

Nopik menyebutkan sebelum ada Wi-Fi sekolah menumpang pada jaringan internet yang ada di Puskesmas Saumanganya dan SMPN 1 Pagai Utara, terkadang mereka juga harus ke Padang.

Ia mengatakan masyarakat juga diperbolehkan menggunakan jaringan internet tersebut sebab tidak diberi kata sandi asal menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Wi-Fi itu aktif selama 8 jam per hari dimulai pada pukul 08.00 WIB-16.00 WIB. Pembatasan itu disebabkan daya listrik yang digunakan sekolah masih menggunakan genset dengan pengeluaran per hari 10-12 liter solar yang dananya diambil dari Biaya Operasional Pendidikan (BOP).

Selain Wi-Fi , SMAN 1 Pagai Utara pada tahun ini juga mendapat bantuan 1 unit gedung perpustakaan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Barat yang berukuran 10 x 12 meter yang pembangunanya dimulai April ini.

Pengerjaan gedung tersebut dilakukan secara swakelola yang melibatkan komite sekolah dengan anggaran Rp385 juta.

Disdik Provinsi Sumbar juga memberikan mebeler berupa meja dan kursi sebanyak 18 pasang, meja dan kursi siswa sebanyak 62 pasang ditambah 4 lembar papan tulis, paving block halaman sekolah serta keramik lantai ruang majelis guru.

Gedung SMAN 1 Pagai Utara, kata Nopik berdiri pada 2015, gedung itu dipakai pada Juni 2016 yang terdiri dari tiga ruang belajar, satu ruang majelis guru . Kemudian pada 2017 ada satu unit gedung laboratorium IPA dibangun yang kini dijadikan ruang majelis guru dan ruang kepala sekolah.

Menurut Nopik, masih dibutuhkan 3-6 ruang belajar lagi sebab tiap tahun ada penambahan siswa, saat ini jumlah anak didik sebanyak 155 orang. Kemudian sekolah juga butuh fasilitas asrama siswa, pagar halaman sekolah, rumah dinas guru dan toilet sekolah.

"Harapan kita pihak Disdik Provinsi Sumbar berangsur-angsur membantu fasilitas sekolah dan harapan tahun depan ada bantuan lagi lahan tersedia seluas 150 x 150 meter persegi yang sudah dihibahkan pemilik lahan kepada sekolah," ujarnya.

Selain di SMAN 1 Pagai Utara, pada tahun yang sama SMAN 1 Pagai Selatan yang berlokasi di KM 37 Kecamatan Pagai Selatan mendapat bantuan fasilitas dari Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud RIberupa 1 unit gedung permanen untuk perpustakaan berukuran 10 x 12 meter persegi dengan anggaran Rp385 juta kemudian 1 unit gedung laboratorium komputer yang beranggaran Rp290 juta.

Kepala SMAN 1 Pagai Selatan, Aziz Prima Syarial mengatakan, pelaksanaan kerja dimulai pada 15 April selama 120 hari kerja secara swakelola melibatkan komite sekolah dan masyarakat.

Selain dari Kemendikbud, Pemerintah Provinsi Sumbar pada APBD 2018 menurut informasi yang telah terkomfirmasi, kata Aziz juga memberikan meja dan kursi siswa sebanyak 62 pasang, 18 pasang meja dan kursi guru, papan tulis 4 lembar, paving block halaman sekolah yang mampu memenuhi halaman seluas 200 meter.

Aziz menyebutkan, provinsi juga memberikan 20 unit komputer sekolah atas usulan anggota DPRD Provinsi Sumbar dari Mentawai Sudarmi Saogo yang pada tahun lalu datang ke sekolah mendata kebutuhan sekolah.

"Syukurlah tahun ini sudah ada informasi dan terealisasi tiga item yakni mebeler, komputer dan paving block dari Disdik Provinsi Sumbar atau rekanan yang menyediakan, pihak sekolah menunggu saja mudah-mudahan Mei atau Juni tahun ini sudah ada di sekolah," katanya, Kamis, (12/4/2018).

  • Pin it
Komentar