Untuk Mentawai, Telkom Gunakan Jaringan Bawah Laut

13-03-2018 13:07 WIB | Peristiwa | Reporter: Herry Sikumbang | Editor: Zulfikar
Untuk Mentawai, Telkom Gunakan Jaringan Bawah Laut

Tower Telkomsel di Saibi Samukop (Foto: DOK/mentawaikita.com)

PADANG - PT Telkom akan membangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) dengan pemasangan jaringanfiber opticbawah laut dari Padang menuju Tuapeijat, Kabupaten Kepulauan Mentawai guna mempercepat akses telekomunikasi di daerah itu.

General Manager PT Telkom Witel Sumbar, Sulkan mengatakan saat ini jaringan internet baru bisa dinikmati masyarakat di Tuapeijat, ibukota Kabupaten Kepulauan Mentawai, sedangkan daerah lainnya belum.

"Rencananya kami akan bangun sistem komunikasi kabel laut untuk memudahkan akses internet di Mentawai," katanya, Rabu 7 Maret 2018.

Menurutnya, Telkom akan membangun jaringan SKKL berupa jaringanfiber opticbawah laut sepanjang 157 kilometer dari Padang menuju Tuapeijat, sehingga transfer datanya jauh lebih cepat.

Selain jaringanfiber optic, juga dibangun tower besar di Tuapeijat yang akan memancarkan sinyal melalui jaringan radio untuk memudahkan akses internet di pulau-pulau lainnya di daerah itu. "Kami segera buatkan rencana induk untuk pengembangan ke arah itu, sehingga masyarakat Mentawai mendapatkan akses internet yang baik," katanya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit mendesak PT Telkom dan Pemkab Kepulauan Mentawai meningkatkan infrastruktur telekomunikasi di daerah terluar itu, guna mempercepat pembangunan. "Kalau jaringan telekomunikasi dan internet di Mentawai bagus, ini akan mempercepat pengembangan pariwisata Mentawai," kata Nasrul.

Menurutnya, untuk mempercepat pengembangan daerah terluar itu, perlu dikembangkan infrastruktur penting, mulai dari jalan, pelabuhan, infrastruktur transportasi, hingga infrastruktur telekomunikasi yang memadai.

Nasrul Abit menambahkan ketersediaan infrastruktur telekomunikasi di Mentawai penting untuk mempercepat pengembangan kawasan itu, sekaligus membuka dari keterisoliran.

"Akan lambat pembangunan Mentawai jika jaringan telekomunikasi belum memadai. Oleh karena itu, kami minta Pemkab Mentawai dan Telkom berkoordinasi bagaimana meningkatkan infrastruktur ini," katanya.

Menurutnya, daerah Mentawai yang luas memerlukan jaringan telekomunikasi yang baik, sehingga memudahkan komunikasi masyarakat dan mempercepat terbukanya akses ke dunia luar.

Saat ini, imbuhnya, infrastruktur telekomunikasi yang memadai baru terdapat di Tuapeijat, Pulau Sipora yang menjadi ibukota Kabupaten Kepulauan Mentawai. Sementara daerah lainnya mayoritas masih mengalamiblank spot. Bahkan, masih banyak daerah di Mentawai yang belum mendapatkan sinyal seluler.

Nasrul mengatakan pembangunan infrastruktur telekomunikasi ini disenergikan dengan seluruh infrastruktur di Mentawai, mulai dari jalan raya, pelabuhan, jaringan transportasi, dan fasilitas publik lainnya.

Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet mengatakan pemda setempat siap memfasilitasi kebutuhan pengembangan infrastruktur telekomunikasi di daerah itu.

"Memang tidak banyak wilayah Mentawai yang sudah terakses telekomunikasi. Makanya, kami menyambut baik pihak Telkom yang akan melakukan pembangunan di Mentawai, kami akan fasilitasi," katanya.

Dia menyebutkan Mentawai merupakan kabupaten terluar di Sumbar dengan kawasannya yang luas serta memiliki 99 pulau. Terdiri dari empat pulau besar yakni Pulau Siberut, Sipora, Pagai Utara, dan Pagai Selatan.

  • Pin it
Komentar