Penerima PKH Mentawai Meningkat

12-03-2018 21:10 WIB | Peristiwa | Reporter: Silvester Suntoro | Editor: Zulfikar
Penerima PKH Mentawai Meningkat

Peluncuran program PKH di Mentawai (Foto: Silvester/mentawaikita.com)

TUAPEIJAT - Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Mentawai bertambah jadi 5.158 KK tahun ini. Tahun ini warga Siberut Barat juga menjadi penerima.

Hal itu dikatakan Nicolaus Sorot Ogok, staf ahli bidang hukum, pemerintahan dan politik Bupati Mentawai saat peluncuran PKH di Mentawai, Senin (12/3).

Peluncuran penyaluran bansos tersebut dilakukukan di Aula Sekretariat Kantor Bupati Kepulauan Mentawai.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Paulinus Sabelepangulu, Koordinator Wilayah Provinsi Sumatera Barat, Anisa, Camat Sipora Utara Narman Ulian, pihak Bank BRI dan Kepala Desa Tuapeijat, Pusuibiat Taikatubut Oinan.

Sejak 2015 hingga 2016, mekanisme pembayaran bantuan sosial tersebut dilakukan dalam bentuk tunai melalui kantor pos. Sementara penyaluran bantuan non tunai baru dilaksanakan sejak Agustus 2016. Tahun ini merupakan tahun keempat PKH disalurkan.

Nicolaus dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan dari PKH ini harus benar -- benar dimanfaatkan sebaik mungkin.

"Dalam hal ini saya sampaikan bisa tepat sasaran, tidak disalahgunakan dengan kebutuhan lain," kata Nicolaus.

Sementara Kepala Dinas Sosial P3A, Paulinus Sabelepangulu menyampaikan hal yang sama kepada masyarakat yang hadir dalam peluncuran PKH tersebut jangan disalahgunakan.

"Sasaran PKH ini mungkin sudah kita ketahui, tahun sebelumnya sudah disampaikan bahwa bantuan meskipun sedikit jangan disalahgunakan, jangan iseng -- iseng baru diterima ibu -- ibu langsung ke ATM dan belanja ke pasar, jangan, harus tepat sasaran". kata Paulinus.

Ia juga menambahkan tahun lalu ada warga sembilan Kecamatan jadi penerima dan saat ini sudah bertambah jadi 10 kecamatan yakni Kecamatan Siberut Barat.

Selain itu ada penambahan penyandang cacat dan lansia masuk PKH.

Paulinus berharap tidak ada peningkatan lagi ke depan sebab kalau ada peningkatan artinya Indonesia belum mampu mengatasi jumlah kemiskinan, terutama di Kepulauan Mentawai. Tahun ini juga akan ada Program baru yaitu Beras Sejahtera (Rastra).

Program Keluarga Harapan ini hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Bantuan diberikan kepada keluarga untuk kebutuhan pendidikan anak dan kesehatan.

  • Pin it
Komentar