Ikuti Bidik Misi, Pelajar SMAN 1 PUS Gunakan Internet Kecamatan

05-03-2018 10:18 WIB | Pendidikan | Reporter: Leo Marsen | Editor: Zulfikar
Ikuti Bidik Misi, Pelajar SMAN 1 PUS Gunakan Internet Kecamatan

Siswa SMAN 1 Pagai Utara Selatan sedang mengisi formulir online Bidikmisi di Kantor Camat Sikakap (Foto: Leo Marsen)

SIKAKAP - Sebanyak 194 siswa SMAN 1 Pagai Utara Selatan, Kecamatan Sikakap menumpang jaringan internet berupa wi-fi di Kantor Camat Sikakap agar dapat mengikuti program bidikmisi secara online. Bidikmisiadalah bantuan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu di bawah naunganKementerianRiset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Ade Nurhayati, operator komputer SMAN 1 PUS mengatakan, keterbatasan fasilitas internet menyebabkan calon peserta program bidikmisi menumpang di kantor camat karena formulir pendaftaran harus dikirimkan secara online kepada panitia seleksi.

Sekolah, kata Ade, sudah meminta izin kepada Camat Sikakap untuk memakai fasilitas wi-fi dan telah mendapat persetujuan.

"Mudah-mudahan sukses jaringan bagus dan hasilnya sekira April nanti, tahun yang lalu dari 190 siswa hanya satu siswa yang lulus di Teknik Elektro UNP yang bernama Fahmi Idris," kata Ade kepada mentawaikita.com, Selasa, 27 Februari.

Menurut data SMAN 1 PUS tahun ini sebanyak 99 siswa jurusan IPS dan 96 siswa jurusan IPA didaftarkan mengikuti bidikmisi pada Pangkalan Data Sekolah Siswa (PDSS). "Data yang dilampirkan berupa nilai semester mulai dari kelas X sampai XII dengan rata-rata nilai minimal 5,5 tahun lalu," katanya.

Ade menyebutkan, sebanyak 89 universitas di seluruh Indonesia itu membuka program bidikmisi namun yang bisa terhubung pada server yang dibuka siswa SMAN 1 PUS hanya 17 universitas.

Persyaratan mengikuti program itu yakni siswa harus memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), termasuk peringkat 10 besar, melampirkan sertifikat atau piagam prestasi yang pernah diraih, surat keterangan domisili, surat keterangan miskin, besar pendapatan wali siswa, jumlah tanggungan. "Siswa yang lulus program ini bebas uang kuliah," ujarnya.

Lanjut Ade, siswa diberi kebebasan memilih jurusan yang disukai berupa agrobisnis, hukum , kedokteran, pertanian, perikanan dan sebagainya. Itu juga berlaku pada pemilihan universitas seperti Universitas Negeri Medan (UNIMED), Universitas Andalas (Unand) Padang UNAND, Univeristas Negeri Padang dan universitas negeri lainnya di seluruh Indonesia.

  • Pin it
Komentar