Kadisdikbud Mentawai: Upah Tukang Minta ke Kontraktor

09-02-2018 09:14 WIB | Peristiwa | Reporter: Patrisius Sanene | Editor: ocha
Kadisdikbud Mentawai: Upah Tukang Minta ke Kontraktor

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mentawai, Sermon Sakerebau. (Foto: Patrisius Sanene)

TUAPEIJAT-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mentawai, Sermon Sakerebau mengatakan penyegelan sejumlah bangunan fisik milik Disdikbud yang baru selesai dibangun oleh tukang atau pekerja akibat upah belum dibayar merupakan tindakan yang salah alamat.

Menurutnya, semestinya tuntutan dilayangkan pekerja kepada rekanan atau kontraktor. "Bukan kepada Dinas (Pendidikan dan Kebudayaan) carinya, Dinas Pendidikan melakukan kontrak itu bersama rekanan, lalu rekanan menyelesaikan bangunan itu kemudian dilakukan PHO lalu berdasarkan administrasi kemudian dilakukan pencairan anggaran setelah itu tidak ada urusan kami kepada masyarakat sebagai pekerja," kata Sermon pada Kamis, 8 Februari.

Salah satu bangunan milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Mentawai yang disegel oleh tukang adalah bangunan Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Siberut Tengah.

Tukang menempelkan selembar papan di depan pintu masuk kemudian membubuhkan tulisan 'Stop belum bisa dipakai'. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes agar upah tukang dilunasi oleh pihak terkait terutama CV. Karya Sotboyak sebagai rekanan yang mendapat tender senilai Rp604 juta dari APBD Mentawai 2017.

"Sekarang kalau ada masyarakat yang melakukan penyegelan masyarakat itu salah, karena kami tidak mengenal masyarakat yang bekerja, kalau ada sangkut paut piutang jangan kejar Dinas Pendidikan, kami tidak ada urusan dengan masyarakat, yang ada urusan itu masyarakat itu dengan rekanan," kata Sermon.

Sermon memastikan bahwa anggaran pembangunan Kantor UPT Dinas Pendidikan tersebut sudah diselesaikan. "Karena anggaran kita defisit, maka anggaran pembangunan fisik dilunasi pada Januari 2018, dan saya rasa itu sudah diselesaikan, saya pesankan kepada masyarakat jangan coba-coba merusak aset negara, kalau itu terjadi maka kami akan laporkan mereka kepada pihak yang berwajib," kata Sermon.

  • Pin it
Komentar