Sambut Natal dan Tahun Baru, Warga Saibi Bekerja Keras

07-12-2017 11:32 WIB | Ekonomi | Reporter: Rinto Robertus Sanenek | Editor: Gerson Merari
Sambut Natal dan Tahun Baru, Warga Saibi Bekerja Keras

Tumpukan roti kaleng di Saibi yang biasa dibeli warga saat perayaan Natal dan Tahun Baru. (Foto : Dok)

SAIBI SAMUKOP-Menyambut hari raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 warga Saibi, Kecamatan Siberut Tengah, Mentawai bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga agar perayaan lebih meriah.

"Biasanya jelang Natal dan Tahun Baru banyak yang harus dipersiapkan untuk memeriahkannya terutama memenuhi kebutuhan keluarga," kata Hasan Sageileppak (54), warga Saibi kepadaMentawaiKita.com, Selasa (6/12/2017).

Menurut Hasan, untuk memenuhi kemeriahan Natal pada tahun ini tidaklah mudah sebab keadaan ekonomi yang tak pasti. "Sebagai petani jelang Natal hanya mengandalkan hasil pertanian seperti pinang dan itu yang bisa dilakukan juga mencari manau, namun kalau kebutuhan baju baru apalagi untuk anak-anak kalau ada kita belikan tapi sebenarnya yang lebih penting itu kesiapan hati kita menyambut Natal dan Tahun Baru ini," ujarnya.

Paulus Sangaimang (52), menyebutkan hari raya Natal dan Tahun Baru merupakan hari yang dinanti setiap tahunnya karena selain ibadah juga menjadi waktu berkumpulnya semua keluarga.

Paulus mengaku memeriahkan hari raya tersebut sudah menjadi tradisi sehingga ia bekerja keras mengolah ladang atau mencari di laut untuk mendapatkan uang.

"Tapi biasanya selain kita tergantung hasil tani jelang Natal dan Tahun Baru, pada November kita sudah mempersiapkannya turun ke laut sampai ke pulau ke Siberut Selatan untuk memancing dan sampai 22 Desember baru kembali tapi sekarang kita tidak bisa bergerak karena ada rumah bantuan dari Kementerian PUPR yang harus diselesaikan dan hari raya ini kita sambut saja apa adanya," ujarnya.

  • Pin it
Komentar