Ketua LPPD Mentawai: Pesparawi Tak Ada Batasan

29-11-2017 15:24 WIB | Peristiwa | Reporter: Patrisius Sanene | Editor: ocha
Ketua LPPD Mentawai:  Pesparawi Tak Ada Batasan

Pembukaan Pesparawi Mentawai. (Foto: Patrisius Sanene)

TUAPEIJAT-Banyaknya komentar pengguna media sosial terhadap penyelenggaraan Pesparawi Nasional tingkat Kabupaten Kepulauan Mentawai yang tidak melibatkan gereja lain yang masih aliran Protestan diklarifikasi Seminar Siritoitet, Ketua Lembaga Pengembangan Paduan Suara (LPPD) Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Penyelenggaraannya tidak dibatasi, semua gereja-gereja (selain Katolik) kita undang semua, hanya penyampaian surat undangan kita mungkin tidak sampai karena jauhnya akses, tapi pada intinya semua umat Kristen Protestan diundang," kata Seminar pada Rabu, 29 November.

"Karena ini kegiatan nasional juga, lanjut Seminar, akan ada tahun depan lagi, penyelenggaraan di kecamatan gereja kharismatik ikut tapi pada saat di tingkat kabupaten tidak lolos, jadi jangan menciptakan ini acara GKPM saja, yang masuk Kristen Protestan ini juga termasuk yang kharismatik," tambah Seminar.

Sementara itu, ajang serupa untuk umat katolik, menurut Seminar ada lembaganya tersendiri disebut Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katholik.

"Kalau Katolik itu Pesparani ( Pesta Paduan Suara Gerejani) yang direncanakan digelar 2018," kata Seminar.

Kegiatan Pesparawi Nasional tingkat Kabupaten Kepulauan Mentawai akan berlangsung selama 3 hari mulai 27-29 November 2017.

Pesertanya adalah pemenang Pesparawi dari tiap kecamatan yang sebelumnya telah melakukan perlombaan tingkat kecamatan di 10 kecamatan Mentawai. Namun pada hari ini hanya diikuti 9 kontingen dan 8 kecamatan. Sementara ada dua kecamatan yang tidak bisa hadir karena cuaca yang buruk sehingga tidak bisa dilalui jalur laut.

Ada berbagai kegiatan rohani dilakukan yakni vocal group dewasa putra dan putri, solo kategori putra dan putri, dengan jumlah peserta 836 orang.

  • Pin it
Komentar