Menjelang Akhir Tahun Pembangunan Fasilitas di Siberut Tengah Dikebut

23-11-2017 07:23 WIB | Pendidikan | Reporter: Rinto Robertus Sanenek | Editor: Rus Akbar
Menjelang Akhir Tahun Pembangunan Fasilitas di Siberut Tengah Dikebut

Pembangunan gedung SDN 01 Saibi Samukop. (Foto: Rinto Sanenek)

SAIBI SAMUKOP-Menjelang akhir tahun pembangunan fasilitas pembangunan di wilayah Kecasmatan Siberut Tengah, Kabupaten Kepulauan Mentawai dikebut hal ini untuk mengantisipasi putus kontrak.

Seperti pembangunan gedung SDN 01 Saibi Samukop terus di kebut untuk mengejar kontrak yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mentawai.

Pantauan di lapangan bangunannya sudah teratap, terdinding dan memasuki pengecoran lantai. Selain itu pekerjaannya yang belum adalah pemasangan keramik, loteng, pintu dan jendela pengecatan akhir.

Kontraktor pelaksana bangunan tersebut adalah CV. Fajar dengan nilai Kontrak Rp1,7 miliar dan waktu pelaksanaan di mulai 17 juli yang akan berakhir 9 Desember serta yang di kerjakan 10 ruang kelompok belajar.

Pelaksana pekerjaan bangunan Syafrudin Cap mengatakan pekerjaan bangunan sedang pengecoran lantai, pengecatan dasar dingding luar dan dalam. "Ini kita mau kejar untuk menyelesaikannya, pekerja kita ada 30 orang setelahpengecoran lantai kita akan bagi kerja," katanya di lokasi, Rabu (22/11/2017).

Syafrudin menyebutkan segala proses pekerjaan tidak ada kendala karena semua material sudah ada di tempat seperti keramik, cat, jendala dan pintu, loteng dari triplek serta semen. "Kini kita tinggal bekerja lagi dan tak ada kendala soal semua material sudah tersedia," ujarnya.

Target penyelesaiannya nanti, kata Syafrudin tidak ada kendala lagi dapat dikejar sesuai kontrak kerja. "Sekarang saja sudah 80 persen selesai bangunannya target kita memasuki 10 hari pada Desember bangunannya sudah bersih selesai dan itu yang mau kita pacu," ujarnya.

Selain itu, pembangunan Pustaka SDN 01 Saibi Samukop yang di kerjakan CV. Falen Utama Karya, tanggal kontrak di mulai 1 Agustus sampai 28 November dan nilai kontrak Rp201,5 juta telah selesai di kerjakan.

Pelaksana kerja lapangan Juvri Eriksen Hutagaul mengatakan pekerjaan Pustaka selesai sejak 2 minggu yang lalu. "Kita tinggal menunggu dinas lagi untuk penyerahan bangunannya, di samping itu agar kita tahu mana yang masih ada kekurangan," katanya.

Sementara Pembangunan Kantor UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siberut Tengah yang di kerjakan CV. Karya Sotboyak di mulai sejak 9 Agustus dan berakhir 14 Desember senilai Rp604 juta sedang di lakukan pelesteran dinding.

Perkembangan hasil pekerjaannya sudah teratap, namun belum terloteng dan tercor lantai dan belum memiliki jendela maupun pintu.

Kepala Tukang bangunan Kantor UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tirus Sauddeinuk mengatakan pekerjaannya yang belum di kerjakan pemasangan loteng dan pengecoran lantai. "Sekarang ini kita mengerjakan plester dingding dan bobot bangunannya sekira 70 persen," katanya.

Terkait penyelesaian bangunannya sesuai kontrak Tirus mengaku ragu karena semua tergantung material. "Kalau material pasir kita tak kekurangan, hanya saja sekarang kendala kita kekurangan semen dan jika semua material lengkap bangunan akan selesai karena kita bisa mengejarnya dengan kerja lembur dan penyelesaiannya bangunan ini tergantung material selalu ada di tempat," ujarnya.

  • Pin it
Komentar