Pengusaha Boleh Datang Ke Mentawai, Tapi Jangan Merusak Hutan

08-11-2017 20:49 WIB | Peristiwa | Reporter: Patrisius Sanene | Editor: Rus Akbar
Pengusaha Boleh Datang Ke Mentawai, Tapi Jangan Merusak Hutan

Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet saat wawancara dengan Mentawaikita.com di ruang kerjanya. (Foto: Patrisius Sanene)

TUAPEIJAT - Bupati Yudas Sabaggalet tidak melarang pengusaha datang ke Mentawai untuk berinvestasi tapi tidak pengusaha yang merusak lingkungan Mentawai, hal itu dikatakan pada mentawaikita.com di ruanganya, Rabu (8/11/2017).

Bentuk investasi yang diinginkan Pemda Mentawai adalah investasi yang sesuai dengan kondisi Mentawai. "Pengusahan boleh datang ke Mentawai, tapi jangan pengusaha yang tamak, merusak hutan, lingkungan, pengusaha yang sesuai dengan kondisi Mentawai," kata Yudas Sabaggalet.

Tidak merusak lingkungan yang dimaksud Yudas adalah ada keberlanjutan yang terjamin. "Perusahaan menebang kayu apa keberlanjutannya? tidak ada buktinya hutan itu di Sikakap, orang menebang kayu lalu ditanam lagi akasia, sekarang tidak produktif dan rusak, makanya saya mau penguasaan lahan itu kita dorong pola hutan adat, desa, atau pola lain agar masyarakat yang menguasai hutannya," kata Bupati.

Bupati menginginkan kehadiran BUMD di Mentawai untuk membuka lapangan kerja. Dikatakannya, ada pengusaha mikro di Mentawai sekitar 1.000 orang. "Ada banyak pengusaha kecil di Mentawai yang belum berdaya, itulah tugas kita untuk memberdayakan mereka, kita betul-betul didik mereka," kata Yudas.

Pernyataan ini keluar setelah Bupati Mentawai melantik Kamser Sitanggang sebagai Direktur Utama Badan usaha Milik Daerah (BUMD), Senin (6/11/2017) di Aula Kantor Bupati Mentawai.

Pelantikan tersebut di hadiri Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Yudas berharap jangan melihat buruk atau jeleknya seseorang, namun lihatlah kinerjanya. "Jangan sampai menjadi suatu cemoohan, namanya kemakmuran Mentawai, tetapi tidak makmur-makmur, tapi harus menjadi kenyataan," kata Yudas.

  • Pin it
Komentar