2019, Katiet Akan Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Surfing Dunia

06-10-2017 07:47 WIB | Peristiwa | Reporter: Patrisius Sanene | Editor: ocha
2019, Katiet Akan Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Surfing Dunia

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Mentawai, Desti Seminora saat penutupan Festival Pesona Mentawai 2017. (Foto: Patrisius Sanene)

TUAPEIJAT-Dusun Katiet, Desa Bosua, Kecamatan Sipora Selatan akan menjadi lokasi pelombaan surfing tingkat dunia pada 2019. Hal tersebut disampaikan Desti Seminora, Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai pada sambutan penutupan Festival Pesona Mentawai 2017, Kamis (5/10/2017).

"Informasi yang kita dapatkan dari Kementerian Pariwisata, Katiet akan menjadi tempat pelaksanaan surfing dunia pada 2019, maka dari itu sebagai tuan rumah kita harus persiapkan," kata Desti.

Sementara terkait pelaksanaan Festival Pesona Mentawai 2017, menurut Desti berjalan lancar. Hanya saja, ia menyesalkan kelancaran listrik PLN yang belum mendukung secara maksimal.

Ada tiga kecamatan yang terlibat langsung dalam festival tahun ini, kecamatan Siberut Barat, Kecamatan Siberut Selatan dan Sipora Selatan, jelas Desti.

Dalam rangkaian acara festival tersebut, ada lomba manai ogok, dan lomba menghias bunga di kepala wanita Mentawai akan dijadikan sebagai suvenir. "Ini peluang untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai jual," kata Desti.

Kegiatan lain seperti lomba foto diikuti peserta dari Jakarta, Padang panjang, Bukit Tinggi. "Terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan FPM ini," katanya.

Dampak FMN bagi masyarakat lokal, naiknya pendapatan masyarakat mencapai Rp3 juta, jika dikalkulasikan kata Desti Rp9-10juta per stand. Kemudian meningkatnya pendapatan usaha seperti akomodasi, ojek, rental mobil dan motor.

Kemudian wisatawan WNA, kata Desti ada sekitar 120 pengunjung yang berasal dari Afrika, Brazil, Francis, Venezuela. Sementara pengunjung lokal, ada dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

  • Pin it
Komentar