Akses Sulit, SD Santa Maria di Gulukguluk Jadi Filial SDN 16 Saliguma

05-10-2017 09:57 WIB | Pendidikan | Reporter: Rinto robertus Sanene | Editor: ocha
Akses Sulit, SD Santa Maria di Gulukguluk Jadi Filial SDN 16 Saliguma

SD 16 Saliguma Filial Guluguluk di Saliguma, Siberut Tengah. (Foto:Rinto Robertus)

SAIBISAMUKOP-Sekolah Dasar di Dusun Guluguluk Desa Saliguma Kecamatan Siberut Tengah Kabupaten Kepulauan Mentawai Filial SD Santa Maria Muara Siberut kini menjadi filial SDN 16 Saliguma.

Pengalihan pengelolaan sekolah tersebut berdasarkan surat permohonan pindah sekolah dari SD Santa Maria Muara Siberut yang ditandatangani Kepala Sekolah, Martinus Saruruk, tanggal 23 September 2017 ke UPT Dinas Pendidikan dan kebudayaan Siberut Tengah.

Surat permohonan pindah sekolah tersebut atas permintaan orang tua murid setempat melalui surat yang ditujukan ke SD Santa Maria Muara Siberut.

Pengawas TK dan SD UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siberut Tengah, Parmenas Sakeru, mengatakan sekolah tersebut sejak awal dikelola SD Santa Maria Muara Siberut, namun gedungnya aset pemerintah karena dibangun dari dana PNPM mandiri yang terdiri dari dua lokal belajar dan satu ruangan guru dengan jumlah murid 16 orang, dari kelas 1-3.

"Sekarang murid dan sekolahnya sudah dalam naungan Filial SDN 16 Saliguma yang masuk di wilayah UPTD kita, kemarin (3/10) kita sudah tertibkan dengan melalukan pertemuan dengan orang tua murid dan Kepala Sekolah SDN 16 Saliguma," kata Parmenas di Kantor UPTD, Rabu (4/10/2017).

Dalam pertemuan itu, jelas parmenas, orang tua murid mengajukan pindah karena alasan akses yang sulit dan biaya. "Murid sekolah di Guluguluk itu hanya sampai kelas 3 dan masuk di kelas 4,5 dan 6 harus ke SD Santa Maria di Siberut, tentu biaya asrama ini yang membuat orang tua tak mampu, kalau sekolahnya di SD Santa Maria itu sangatlah bagus, jadi kalau di SDN 16 Saliguma memudahkan mereka karena masih dalam wilayah itu," jelasnya.

Saat ini, UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Siberut tengah dan SDN 16 Saliguma sedang membenahi fasilitas sekolah dan tenaga guru. "Sebelumnya kan tenaga pengajarnya dari SD Santa Maria, karena sudah pindah tentunya pengajarnya dari kita dan sudah disiapkan, yang akan ditarik satu guru dari Tinambu karena guru di sana sudah kelebihan dan kemudian mendata kembali murid untuk memasukkannya ke Dapodik agar dapat dimasukkan peserta Dana BOS dan bukunya juga, kalau fasilitas mebelernya sudah ada dan ini yang kita lakukan bersama kepala sekolahnya agar proses PBM dapat maksimal," ujarnya.

  • Pin it
Komentar