Ketika Pelajar Belajar Budaya Mentawai Kepada Sikerei

03-10-2017 14:03 WIB | Budaya Mentawai | Reporter: Rus Akbar | Editor: ocha
Ketika Pelajar Belajar Budaya Mentawai Kepada Sikerei

Siswa SD di Sipora Utara antusias belajar budaya Mentawai dari para sikerei saat Festival Pesona Mentawai, Selasa (3/10/2017). (Foto: Rus Akbar)

TUAPEIJAT-Sejumlah pelajar dari Sipora Utara Kabupaten kepulauan Mentawai mendapatkan pelajaran budaya Mentawai dari para sikerei yang hadir saat Festival Pesona Mentawai di Mapaddegat, Sipora Utara, Selasa (3/10/2017).

Para sikerei memberikan pendidikan soal peralatan-peralatan budaya Mentawai yang ada di uma dan aktivitas masyarakat Mentawai termasuk atributnya.

"Saya senang sekali mengenal budaya dan benda-benda yang digunakan nenek moyang Mentawai, saya dari tadi tidak tahu soal budaya Mentawai setelah diajarkan sikerei saya benar-benar mengerti budaya Mentawai, seperti tato atau titik, uma, luat, inu, kabit dan leilei dan itu masih banyak lagi," ujar Fransiska Sumiyengsi, murid kelas V, SDN 22 Mapaddegat, Selasa (3/10/2017).

Dari SDN 22 Mapaddegat, ada 10 orang pelajar yang mengikuti pendidikan budaya langsung dari sikerei Aman Lau'lau', Aman Telepon, Aman Goddai dan Ngaik. "Nene te takua ia uma, uma nene Mentawai, nene katubukku ti'ti' sigalaira sikebbukat siburu (ini adalah uma, rumah adat Mentawai, d ibadan saya adalah tato Mentawai)," kata Aman Lau'lau disambut antusias para pelajar.

Dalam acara itu para siswa juga diperbolehkan menanyakan langsung pada sikerei soal peralatan yang ada di uma, seperti lulak, lulukluk dan lain-lain.

Laurensius Saruruk sebagai panitia penyelenggara acara dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Mentawai menerangkan, sesi ini memberikan edukasi budaya kepada pelajar mulai dari SD, SMP, SMA kepada anak-anak . "Kita diberikan penjelasan terkait dengan aktivitas apa yang dilakukan nenek moyang kita dahulu dalam uma sendiri apa yang mereka gunakan," ujarnya.

  • Pin it
Komentar